Makassar – Suarapembaruan.news. Para peminat yang hendak membeli rumah harus berhati-hati dengan penawaran rumah yang menjanjikan full fasilitas, haruslah lebih dulu diteliti, jika tidak, Anda bisa menjadi korban, seperti yang dialami warga perumahan Green River View (GRV), perumahan mewah milik pengembang PT GMTD (Gowa Makassar Tourism Development) di Makassar.
Hal itu dikemukakan salah seorang warga yang mengaku dirugikan oleh janji pengembang PT GMTD, setelah menghuni rumah yang dibelinya di Perumahan GRV, Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar.
“Sejak awal kita dijanjikan akan mendapat suplai air bersih dari PDAM, ternyata selama ini kami hidup menderita dengan kondisi air bersih yang sulit, kalaupun ada air yang disuplai kondisinya keruh dan berbau,” ujar seorang warga Perumahan GRV yang ditemui, Minggu (10/8/2024) malam.
Warga tersebut sedang mendatangi rumah penduduk di sekitarnya di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar untuk meminta air bersih, menggunakan mobil pribadi dengan membawa jeriken, gallon air dan selang.
Hal itu juga dilakukan Keke, warga GRV, setiap malam terpaksa ke rumah temannya di Perumahan Solthana Residence Barombong untuk meminta air, menggunakan mobil dan membawa galon untuk kebutuhan mandi dan masak.
Zaenal, pemilik toko perabot rumah tangga di Barombong mengatakan, sudah seminggu ia kedatangan warga perumahan GRV untuk meminta air, kebetulan di depan toko ada keran air pompa jadi saya persilahkan saja ambil dari situ, tapi saya sampaikan itu bukan air PDAM, katanya.
Kesulitan air bersih yang dihadapi warga perumahan itu bukan karena pasokan air PDAM tidak mengalir, namun menurut warga setempat, pengelolaan air bersih di perumahan itu masih ditangani langsung oleh pihak perumahan.
Usaha untuk membuat sumur bor di perumahan itu juga sia-sia karena hasilnya payau dan keruh lantaran lokasi perumahan bekas timbunan dan letaknya tak jauh dari sungai yang jika air laut pasang airnya merambah melewati lokasi pemukiman.
Aksi Emak-Emak
Protes kesulitan air bersih itu bukan hanya sebatas penyampaian kepada pengembang, puluhan warga perumahan Green River View bahkan berunjuk rasa di depan kantor GMTD di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Jumat (9/8/2024) siang.
Mereka mendatangi kantor pengembangan karena persoalan air bersih yang dialami. Massa yang kebanyakan emak-emak itu melakukan aksi sambil membawa spanduk bertuliskan, "Air Air Air, Pengelola Mana Janji Air PDAM Mu,”.
Mereka sengaja berdemo ke kantor pengembang lantaran air PDAM yang dijanjikan tidak kunjung terwujud. Kami menuntut air PDAM sebagaimana yang dijanjikan, karena selama ini air yang dialirkan di Green River itu bukan air PDAM, kata Sri, warga setempat.
"Waktu mereka menjual rumah janjinya akan dilayani air bersih yang layak konsumsi. Ternyata air yang diberikan tidak layak konsumsi, kondisi ini sudah menahun dan kami sudah habis kesabaran," ujarnya seraya berharap agar pengelolaan air bersih di Green River View dapat diambil alih oleh PDAM.
Humas GMTD, Anggi mengatakan, pihak GMTD sudah merespon keluhan warga dan setiap hari menyuplai dua tangki air bersih. Dia juga menjelaskan bahwa suplai air yang masuk dari PDAM ke WTP berkurang saat kemarau.