Nilai transaksi Misi Dagang Jatim ke Provinsi Lain Rp 2,2 Triliun

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Rabu, 26 Juni 2024 | 08:34 WIB
Provinsi Jawa Timur melakukan misi dagang dan investasi ke Bali. Jatim banyak menyuplai antara lain beras, minyak kelapa, makanan hewan dan kendaraan bermotor. (Ist)
Provinsi Jawa Timur melakukan misi dagang dan investasi ke Bali. Jatim banyak menyuplai antara lain beras, minyak kelapa, makanan hewan dan kendaraan bermotor. (Ist)

Surabaya, suarapembaruan.news – Transaksi misi dagang Jawa Timur ke provinsi lainnya di Indonesia, pada tahun 2023, menghasilkan nilai Rp 2,2 triliun dengan total 258 komitmen transaksi. Pada 2024, Bali menjadi provinsi pertama misi dagang Jatim.

“Di Denpasar, Bali, baru empat jam diadakan,nilai transaksinya mencapai Rp 330 miliar,” ujar Penjabat (Pj.) Gubernur Jatim Adhy Karyono, seusai membuka Misi Dagang dan Investasi di Denpasar, Selasa (25/6/2024).

Menurut Adhy, misi dagang antara Jatim dan Bali dinilai strategis. Hal ini terlihat dari neraca perdagangan kedua provinsi yang mengalami surplus Rp 5,46 triliun.

Berdasarkan rilis BPS Tahun 2023, tercatat nilai pembelian atau bongkar dari Bali sebesar Rp 3,01 triliun. Sedangkan total nilai penjualan atau muat ke Bali, Rp 8,47 triliun. Sehingga total neraca perdagangan kedua provinsi mencapai Rp11,48 triliun.

Selama ini, Provinsi Bali menyuplai beberapa komoditas utama seperti cengkeh, perlengkapan olahraga, buah kelapa, koper dan tas, skrap besi, bawang bombay, daging sapi, ikan beku, labu, joran.

Sebaliknya, Jatim juga banyak menyuplai komoditas ke Bali seperti komoditas saus, semen, kopi, kendaraan bermotor, sabun, telepon, minyak kelapa, makanan hewan, pasta mentah, beras.

"Memang Bali menjadi salah satu dari 16 provinsi yang disuplai bahan makanannya dari Jatim. Provinsi lain ada NTB, NTT dan Maluku. Khusus NTT, permintaan bahan makanannya paling tinggi," ungkap Adhy.

Sementara itu, Kepala Disperindag Bali I Wayan Jarta mengapresiasi kegiatan misi dagang dan investasi yang dilakukan Pemprov Jatim.

Ia berharap dengan adanya gelaran tersebut, mampu memperkuat kerja sama ekonomi antara Jatim dan Bali.

"Kami berterima kasih kepada Pemprov Jatim atas terselenggaranya kegiatan ini. Dari segi komoditas bahan pangan, Bali selalu disupport Jawa Timur," katanya.

Wayan juga berharap agar kerja sama tersebut akan terus berlanjut dan bahkan dapat meluas ke kerja sama disektor-sektor lainnya. (SPnews/TK)

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X