Bengkulu,suarapembaruan.news- Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi minta pihak pemprov setempat agar pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan lebih terarah, terencana dan terukur dalam menghitung volume pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Edwar Samsi pada rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD Provinsi Bengkulu terhadap LKPJ Gubernur Bengkulu tahun 2023, Senin (1/4/2924).
Rapat paripurna tersebut, dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Iksan Fajri, dihadiri Sekdaprov Bengkulu Isnan Fajri dan sejumlah Kepala OPD dilingkup Pemprov Bengkulu.
Baca Juga: BRI Berbagi Bahagia, Salurkan Bingkisan Ramadhan kepada PWI Jateng
Dalam rapat tersebut, ada sejumlah rekomendasi disampaikan DPRD Provinsi Bengkulu, terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Bengkulu tahun 2023, antara lain soal pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan, serta kegiatan lainnya yang dilaksanakan Pemprov Bengkulu, agar lebih terarah lagi dari yang telah dilaksanakan sebelumnya.
"Ada beberapa rekomendasi yang disampaikan dan harapannya segera ditindaklanjuti, terutama soal belanja pegawai, PPPK, dan pembangunan infrastruktur, agar kualitas atau mutu diperhatikan sesuai dengan perencanaan yang dibuat sebelumnya," ujarnya.
Namun, politisi PDIP ini, tidak menjelaskan secara rinci soal kualitas proyek infrastruktur yang diminta agar kualitas alias mutunya diperbaiki sesuai perencana awal, termasuk soal menghitung volume pekerjaan agar lebih akurat.
Baca Juga: Kabid Humas Papua: Warga Diminta Tetap Berhati-Hati Saat Wisata di Pantai
Menanggapi permitaan anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Isnan mengatakan pihak pemprov siap menindaklanjuti beberapa rekomensasi yang disampaikan dewan tersebut.
"Ada beberapa rekomendasi yang disampaikan dewan akan kita buat skala prioritas dan diperbaiki agar hasil pembangunan lebih baik dan terarah, termasuk infrastruktur akan menjadi skala prioritas," ujar mantan Kepala Bappeda Bengkulu ini.
Hal ini terjadi, kata Isnan karena kebutuhan pembangunan tidak sebanding dengan anggaran yang tersedia di APBD Provinsi Bengkulu. Namun demikian, Pemprov Bengkulu akan optimalisasi hal tersebut.
Baca Juga: Bazar Ramadan dan Gerakan Pasar Murah Disambut Antusias Warga Kota Semarang
Isnan menambahkan, sejumlah rekomendasi disampaikan DPRD Provinsi Bengkulu, terhadap LKPJ Gubernur Bengkulu tahun 2023 tersebut, salah satu rekomendasi itu agar setiap OPD dapat membuat program kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Seperti yang disampaikan tadi kebutuhan itu tidak sebanding dengan anggaran yang ada. Namun, intinya Pemprov Bengkulu akan tetap menindaklanjuti, dan supaya para OPD dapat menindakanjuti apa yang disampaikan DPRD tersebut," tambah Isnan.(*)
Artikel Terkait
Pemkot Semarang dan Bank Indonesia Gelar Gerakan Pangan Murah dan Bazar Ramadhan, Ada Penjualan Paket Tebus Suka-suka untuk Warga Terdampak Banjir
Tol Fungsional Solo Jogja 85 Persen Layani Arus Mudik Lebaran, Kecepatan Dibatasi 40-50 Km/jam
Sambut Lebaran, Pemkot Semarang Prioritaskan Tekan Laju Inflasi
Ramaikan Bazar Murah di Balai Kota Semarang, Pertamina Patra Niaga RJBT Bagikan 500 Paket Sembako
Bazar Ramadan dan Gerakan Pasar Murah Disambut Antusias Warga Kota Semarang