Antisipasi Harga Naik,Pemkot Bengkulu Salurkan Beras SPHP Lewat Pasar Murah

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Rabu, 20 Maret 2024 | 12:55 WIB
Pemkot Bengkulu bekerja sama Bulog menggelar operasi pasar menjual beras SPHP di tingkat kelurahan dengan harga Rp 53.000/kg isi 5 kg guna menekan harga beras tidak melonjak selama Ramadan.(Foto/Ist)
Pemkot Bengkulu bekerja sama Bulog menggelar operasi pasar menjual beras SPHP di tingkat kelurahan dengan harga Rp 53.000/kg isi 5 kg guna menekan harga beras tidak melonjak selama Ramadan.(Foto/Ist)

Bengkulu,suarapembaruan.news- Untuk mengantisipasi kenaikan harga beras kualitas medium di Kota Bengkulu, selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah, pemkot setempat mendistibusikan beras cadangan pemerintah atau beras SPHP ke kelurahan melalui operasi pasar murah dengan harga Rp 53.000/karung isi 5 kg.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi, Sekda Kota Bengkulu, Dadi mengatakan, tahap pertama penyaluran beras cadang pemerintah atau beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dilaksanakan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Surabaya, Tanjung Jaya dan Tanjung Agung.

"Beras SPHP ini di pasar murah kita jual Rp 53.000/karung isi 5 kg. Harga ini lebih murah dari harga di pasaran, sehingga diharapkan masyarakat Kota Bengkulu dapat membeli beras sesuai kebutuhan," kata Dadi, di Bengkulu, Rabu (20/3/2024).

Kegiatan pasar murah beras ini, katanya sudah disampaikan ke pihak kecamatan setempat untuk diteruskan ke kelurahan dan RT. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat membeli beras Bulog dengan harga lebih dipasaran.

Selain itu, masyarakat dapat memesan beras Bulog melalui RT, Lurah dan Kecamatan, sehingga setelah jumlah pesanan banyak, maka petugas Bulog yang akan mengantarkan ke kantor lurah atau kantor camat setempat.

Karena itum bagi masyarakat yang berminat beli beras Bulog segera mendaftar dan membayar uang sesuai jumlah beras yang diminta. Selanjutnnya setelah jumlah pembeli banyak dan uang beras sudah lunasi, maka petugas kelurahan datang ke Bulog untuk membeli beras dan selanjutnya Bulog menyalukan ke bawah.

"Jadi, warga order dulu beras ke pihak RT atau kelurahan setempat. Setelah sudah banyak pesanan beras dari warga, baru kemudian petugas lurah datang ke Bulog untuk membeli beras dan selanjutnya di antarkan Bulog ke kantor lurah setempat," ujarnya.

Dalam pasar murah ini, kata Dadi setiap warga hanya dibolehkan membeli beras maksimal 3 karung atau 15 kg. Hal ini dilakukan agar masyarakat lain dapat membeli beras serupa, sehingga kebutuhan beras warga selama Ramadan dapat teratasi dengan baik.

Pembatasan pembelian beras SPHP ini, dilakukan untuk mengantisipasi oknum masyarakat membeli bahan makanan pokok ini secara berlebihan, sehingga warga lain tidak mendapat jatah lagi untuk membeli beras cadang pemerintah ini.

"Atas pertimbangan inilah kita memberlakukan pembatasan warga dalam pembelian beras SPHP melalui program pasar murah tingkat kelurahan di Kota Bengkulu, selama bulan Ramadan hingga Idulfitri 1445 Hijriyah mendatang," tambah Dadi.

Seperti diketahui sejak beberapa bulan belakangan harga beras di Kota Bengkulu terus merangkak naik. Akibatnya, harga beras kualitas medium di pasar-pasar tradisional di Kota Bengkulu melambung di atas Rp 15.000/kg.

Bahkan, harga beras kualitas medium ini di Kota Bengkulu cendrung bergerak naik meski beberapa daerah penghasil beras di Bengkulu, lagi melaksanakan panen padi, seperti Kabupaten Lebong, Bengkulu Selatan dan daerah lainnya.

Namun, produksi beras yang dihasilkan para petani di Lebong, Bengkulu Selatan dan daerah lainnya tidak mampu menekan kenaikan harga beras kualitas medium di daerah ini.

Karena itu, meski petani di beberapa daerah penghasil beras di Bengkulu, melaksanakan panen padi, tapi harga beras di Kota Bengkulu, tidak beranjak turun dan justru bergerak naik.

Menyikapi masalah ini, Pemkot Bengkulu bersama Bulog setempat menggelar operasi besar murah di tingkat kelurahan dengan harapan masyarakat kalangan menengah kebawah dapat membeli beras dengan harga terjangkau selama bulan Ramadan ini.(*)

 

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X