Cilacap, suarapembaruan.news – Sedikitnya 300 warga dari Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan, Kelurahan Gumilir dan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara, mendapat pelatihan simulasi tanggap bencana.
Baca Juga: Destinasi Wisata Nasional Harus Siap Menghadapi Potensi Lonjakan 14 Juta Wisatawan di Tahun Ini
Pelatihan yang diinisiasi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Cilacap yang merupakan anak usaha SIG, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, itu digelar Minggu (25/2).
"Sebagian masyarakat kita tinggal di dekat pantai laut selatan. Bencana gempa yang berpotensi menyebabkan tsunami harus diantisipasi dengan simulasi. Kami melatih dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana melakukan evakuasi yang aman bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya," ungkap Community Relations Manager SBI, Dewi Hestyani.
Baca Juga: Festival Budaya Cap Go Meh Libatkan Berbagai Etnis di Makassar
Dewi menegaskan pentingnya kesigapan masyarakat dan semua pihak bila terjadi kondisi darurat seperti bencana alam gempa bumi dan tsunami.
Tokoh masyarakat sekaligus relawan, Indriani Budi (53), warga Kelurahan Tegalkamulyan menyampaikan harapannya agar masyarakat makin tanggap dan mampu melakukan evakuasi mandiri demi keselamatan.
"Simulasi ini telah dirancang dengan sebaik-baiknya, di mana perilaku masyarakat saat menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami akan diarahkan oleh petugas dan bisa dijadikan acuan saat terjadi gempa bumi dan tsunami," kata Indriani Budi.
Baca Juga: Pelaksanaan PSU di Beberapa Wilayah di Papua Berjalan Aman dan Kondusif
Dalam simulasi ini, masyarakat dihadapkan dalam situasi darurat bencana gempa bumi dan tsunami. Masyarakat merasakan gempa bumi dan memperoleh peringatan dari pemerintah akan adanya potensi tsunami.
Dalam kondisi ini, masyarakat tampak panik, namun masih bisa melakukan evakuasi dan sudah diarahkan.
Mereka dengan sigap keluar dari rumah menuju ruang terbuka dan menuju ke arah area yang lebih aman, yakni menjauh dari pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi dan aman.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Bayu Prahara memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam simulasi ini.
Artikel Terkait
Plt Gubernur Sulsel Perintahkan BPBD Bantu Korban Angin Puting Beliung di Wajo
BPBD Jatim Terjunkan Tim Srikandi di Pengungsian Semeru
Semen Gresik Tanggap Bencana, Bantu Korban Kebakaran dan Tanah Longsor di 2 Kabupaten
Waspada! BPBD Jateng Mencatat Ada 47 Kejadian Bencana Selama Januari 2024
Resmikan Kantor BPBD Salatiga, Pj Gubernur Jateng: Kesiapsiagaan Personel Perlu Diutamakan