Bengkulu,Suarapembaruan.news- Untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana (Bangga Kencana) dan percepatan penurunan stunting (PPS) di Bengkulu, pihak Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) setempat secara maraton turun ke sejumlah kabupaten menggelar orientasi dan pembekalan program Bangga Kencana bagi PKB/PLKB guna meningkatkan keterampilan para petugas lapangan keluarga berencana (PLKB).
Adapun kabupaten yang telah menggelar orientasi, di antaranya Kabupaten Bengkulu Selatan dengan melibatkan 39 personel penyuluh dan Kabupaten Kaur sebanyak 33 orang personel. Orientasi tersebut dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Soalnya, tenaga penyuluh harus terampil berkomunikasi dan harus memiliki managerial skill.
Petugas PKB/PLKB sebagai pegawai pusat diberdayakan daerah dalam pelaksanaan program Bangga Kencana dan PPS, sehingga dituntut memiliki jiwa kepemimpinan untuk memimpin diri sendiri, lingkungan dan masyarakat.
"Petugas PKB/PLKB yang terampil memimpin maka akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan suatu daerah," kata Pelaksana tugas (PLT) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, M. Iqbal Apriansyah, di Bengkulu, Kamis (8/2/2024).
Ia mengatakan, orientasi PKB/PLKB di Kabupaten Kaur untuk memperkuat program Bangga Kencana dan PPS di wilayah perbatasan dan terpencil. Hal itu merupakan upaya mendekatkan akses program KB di tengah masyarakat.
Dengan demikian, masyarakat mudah mendapatkan pengetahuan dan pelayanan tentang KB sekalipun di daerah terpencil dan perbatasan, sehingga program KB di Provinsi Bengkulu berjalan baik dan lancar. Terampil dalam berkomunikasi, katanya akan memengaruhi sistem kerja yaang positif. Untuk itu, jadilah penyuluh yang komunikatif. Dengan berkomunikasi yang baik akan memudahkan lawan interaksi untuk saling mengenal.
Dijelaskan, jumlah penduduk Kabupaten Kaur tercatat sebanyak 132.826 jiwa, tersebar di 15 kecamatan, 195 desa dan kelurahan. Di kabupaten pemekaran dari Bengkulu Selatan ini memiliki jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 21.168, dengan capaian pelayanan KB peserta baru sebanyak 1.109 dan peserta aktif mencapai 16.488 akseptor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kaur Siswan mengatakan, profesi penyuluh KB unik karena harus profesional, miliki jiwa pemimpin yang mampu memimpin diri sendiri.
"Karena itu, keberhasilan program di masyarakat bergantung erat dengan jiwa profesionalisme dari setiap personel penyuluh KB sebagai garda terdepan," ujar Siswan.
Untuk mencapai sasaran dan tujuan dari program Bangga Kencana yaitu masyarakat yang berkualitas, madiri dan sejahtera maka diperlukan kerja sama yang baik antar penyuluh dan mita kerja lainnya di daerah, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten dan kota, demikian Siswan.(SPnews/min)