Peringati Hari Jadi Kota Surabaya dengan Sholawatan

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Selasa, 31 Mei 2022 | 10:10 WIB

Surabaya, suarapembaruan.news -  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama ulama, habib dan kiai Jatim menggelar istighosah (sholawat) bersama di Tugu Pahlawan, Minggu malam (29/5). Kegiatanitu merupakan puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 729.

“Ini menjadi komitmen kami melayani secara maksimal. Kulo nyuwun (saya minta) kita sholawatan dan berdoa bersama, semoga Surabaya menjadi lebih hebat lagi dan Surabaya menjadi kota yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbhun Ghaffur," harap Cak Eri yang diamini yang hadir.

"Alhamdulillah pada Hari ini Kota Surabaya memperingati Hari Jadi Surabaya ke 729. Kami mengadakan sholawat bersama. Sehingga Surabaya menjadi kota yang adem ayem, Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbhun Ghaffur," kata Cak Eri, panggilan akrab Wali Kota Eri Cahyadi.

Menurut dia, doa bersama menjadi salah satu ikhtiar bersama memakmurkan Kota Surabaya. Sekaligus sebagai pernyataan rasa syukur kepada Allah atas keberkahan yang diberikan kepada Kota Pahlawan.

Selain Cak Eri, nampak hadir Habib Achmad Edrus Al Habsyi dari Pasuruan, KH Abdul Muhid Murtadho dan KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) dari Sidoarjo, dan sejumlah Kiai Sepuh lainnya dari Jatim. Nampak pula sejumlah pimpinan instansi di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, para pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya nampak bersama ribuan warga Surabaya yang memadati kawasan ini.

Cak Eri itu menyampaikan, perlunya kolaborasi bersama antara pemerintah bersama masyarakat. “Sehebat apapun Pemkot Surabaya bergerak dan berusaha tanpa doanya para habib maupun ulama, maka itu akan menjadi sia-sia. Sehingga, kita bersinergi bersama seluruh jajaran Pemkot Surabaya dengan masyarakat dan Insyaallah didoakan para kyai dan para ulama, terutama, dalam mengatasi pandemi Covid-19, kemiskinan, hingga masalah lainnya,” ujarnya

Dikatakan, acara malam itu juga untuk memperkuat silaturahmi dan kekeluargaan antar sesama tanpa ada batas atau sekat. “Tidak karena wali kota dan masyarakatnya, tapi kita sesama muslim dan kita semua sebagai saudara,” tuturnya.

Pemkot, lanjutnya, akan bekerja dengan transparan. Tidak ada sekat antara pejabat dengan warganya. Bahkan, Pemkot telah menyebar kontak nomor telepon penanggung jawab wilayah di masing-masing balai RW hingga kecamatan. Apabila mengalami permasalahan di kampungnya, bisa langsung kontak Pegawai Negeri Sipil (PNS) pemkot tersebut.

Sementara itu, KH Agoes Ali Masyhuri atau yang lebih akrab dipanggil Gus Ali dalam mau'idhoh hasanahnya menyampaikan, bahwa ada dua kekuatan besar yang bisa menolak datangnya bencana di dunia. Kedua kekuatan besar itu adalah dengan membaca sholawat serta istighfar. “Dua kekuatan itu tidak ada tandingannya,” ujarnya sambil mengingatkan, selain doa bersama, rangkaian acara istighosah juga diisi penyerahan trophy hadiah pemenang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Surabaya tahun 2022. Keluar sebagai Juara Umum dalam lomba MTQ menyambut HJKS ke -729 ini adalah Kecamatan Rungkut Kota Surabaya. (SPnews/Aries Sudiono)

 

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X