Lewat TMMD, Bengkulu Buka Jalur Konektivitas Padang Capo-Empat Lawang, Sumsel

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Selasa, 1 Maret 2022 | 20:20 WIB
Gubernur Bengkulu, Rohidin Merdyah, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, dan pejabat BKSDA Bengkulu disaksikan perwakilan dari Korem 041 Gamas Bengkulu, dalam penandatanganan surat perjanjian kerja peningkatan Jalan Sukaraja-Padang Capo tembus ke Empat Lawang, Sumsel.(Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Merdyah, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, dan pejabat BKSDA Bengkulu disaksikan perwakilan dari Korem 041 Gamas Bengkulu, dalam penandatanganan surat perjanjian kerja peningkatan Jalan Sukaraja-Padang Capo tembus ke Empat Lawang, Sumsel.(Ist)

Bengkulu, suarapembaruan.news-  Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menegaskan, pembangunan infrastruktur strategis membuka konektivitas Provinsi Bengkulu dengan provinsi tetangga saat ini terus diupayakan untuk segera direalisasikan.

Salah satunya peningkatan dan pemeliharaan ruas jalan eksisting Sukaraja-Padang Capo yang melintasi kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu sepanjang 3,05 km dan Hutan Lindung Bukit Sanggul Sepanjang 12,2 km. Jalan ini menghubungkan Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu ke Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Untuk mewujudkan hal tersebut, telah tandatangani surat perjanjian kerja sama (PKS) antara Kepala BKSDA, Ditjen KSDA dan Ekosistem Kementerian LHK dengan Gubernur Bengkulu tentang pembangunan strategis dalam rangka peningkatan dan pemeliharaan ruas jalan Eksisting Sukaraja-Padang Capo, Kabupaten Seluma, bertempat Balai Raya Semarak, Bengkulu, Selasa (1/3/2022).

"Tadi sudah kita tandatangani PKS, jadi Kementerian LHK telah setuju kawasan tersebut dimanfaatkan untuk membangun konektivitas guna mendukung peningkatkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat Padang Capo dan sekitarnya," jelas  Rohidin.

Sementara itu, Plt Kadis LHK Provinsi Bengkulu, Safnizar mengatakan, terhadap lahan Taman Buru Semidang Bukit Kabu, dan hutan lindung Bukit Sanggul sepanjang yang dibebaskan untuk akses jalan ini akan dilakukan pengerjaan melalui program TMMD.

"Semua persyaratan sudah selesai, kita tinggal menunggu AMDAl yang saat ini masih diproses. Semoga tahun ini pengerjaannya bisa dimulai," ungkapnya.

Hadar dalam penandatangan PSK tersebut, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri dan perwakilan Korem 041 Gamas Bengkulu.

Seperti ketahui belasan tahun lalu, Jalan Sukaraja- Padang Capo, Kabupaten Seluma sudah dibuka oleh program TNI masuk desa (TMD), tapi untuk menembuskan jalan tersebut ke Kabupaten Empart Lawang, Sumsel terkendala melintasi hutan lindung dan hutan taman burung.

Dengan demikian, pembangunan jalan tersebut tidak dilanjutkan pada tahun berikutnya hanya sebatas pembukaan badan jalan saja. Namun, pada tahun ini, Pemprov Bengkulu kembali melanjutkan pembangunanan jalan tersebut ditembuskan ke Kabupaten Empat Lawang, Sumsel melalui program TMMD.

Peningkatkan Jalan Sukaraja- Padang Capo, Bengkulu dalam rangka membuka akses konektivitas Provinsi Bengkulu dengan beberapa provinsi tetangga, termasuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Padang Capo dan sekitarnya.

Dana peningkatan Jalan Sukaraja-Padang Capo tembus Empat Lawang, Sumsel bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu. Namun, berapa besar anggatan pastinya tidak rinci secara pasti oleh Pemprov Bengkulu.(SPnews/Usmin)

 

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X