Peserta JPD se-Provinsi Bengkulu Dapat Pembekalan Bela Negara, Korupsi, dan Narkoba

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Selasa, 22 Juli 2025 | 19:38 WIB
Ratusan peserta Jambore Pemuda Daerah (JPD) tahun 2025 se-Provinsi Bengkulu mendapat pembekalan tentang bela negara, korupsi, narkiba, radikalisme dan informasi hoax, Selasa 22 Juli 2025.(Foto/Ist)
Ratusan peserta Jambore Pemuda Daerah (JPD) tahun 2025 se-Provinsi Bengkulu mendapat pembekalan tentang bela negara, korupsi, narkiba, radikalisme dan informasi hoax, Selasa 22 Juli 2025.(Foto/Ist)

Mereka memiliki potensi luar biasa sebagai agen perubahan, didukung akses informasi , kreaktivitas dan semangat inovasi. Untuk mereka harus mehir dalam menggunakan teknologi digital dan medsos, mampu menghasilkan ide-ide baru dan solusi orsinal, tidak muda menerima informasi tanpa analisis mendalam serta terhubung dengan komunikasi internasional.

Sementara itu, pemateri dari BNN Bengkulu, Brigjen Pol Roby Karya Adi menyampaikan makalah berjudul "Penyalahgunaan Narkoba," mengatakan, narkoba dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, sosial dan hukum, ekonomi serta dampak moral dan masa depan.

Dijelaskan, bahaya narkoba dapat merusak otak, keduan yang sulit disembuhkan, penurunan daya tahan tubuh, penyakit HIv/Aids, hepatitis, kerusakan hati dan kerusakan paru-paru.

Selain itu, putus sekolah, pekerjaan, sanksi hukum penjara, beban ekonomi keluarga, hilang moral dan etika, merusak masa depan generasi muda serta menghambat cita-cita potensi diri.

Untuk itu, diharapkan para generasi muda calon penerus bangsa di masa depan agar menghindari atau menjauhi segala jenis dan bentuk narkoba. Sebab, mengkonsumsi narkoba dapat merusak masa depan.

 

 

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X