BANDA ACEH.Suarapembaruan.news-Politisi senior yang juga anggota Dewan Pertimbangan PDIP Aceh H Karium Usman berharap agar pelaksanaan pemungutan suara di Aceh berjalan aman, tertib dan kondusif, masyarakat dihimbau hadir ke TPS untuk mencoblos.
Demikian harapan Karimun Usman di sela-sela ngobrol santai bersama jurnalis di Banda Aceh, baru baru ini.
Ia menilai, kondisi Aceh hari ini sudah lebih baik dari pemilu sebelumnya, dimana saat partai-partai politik sudah normal semua, termasuk PDIP yang dulu kurang disenangi rakyat Aceh, saat ini, banyak dari mantan Kombatan GAM maju menjadi caleq DPR melalui Partai PDIP.
Dikatakan, dulu ada stigma negatif terhadap PDIP dan Megawati Soekarnoputri sebagai presiden pada 2002, saat Aceh diberlakukan darurat militer, sudah tidak relevan lagi. Ia mengatakan, pembunuhan masal yang terjadi di Aceh sebenarnya terjadi pada masa Aceh di berlakukan Daerah Operasi Militer (DOM) sebelum tahun 1990 an.
“Kalau dulu sejak Pemilu 2004 PDIP dan Megawati dianggap pembunuh rakyat Aceh. Hingga sampai 2019 masih terdengar. Karena 2002, masa Megawati presiden dan SBY Menkopolkam di Aceh diberlakukan darurat militer dengan panglima di pusat dijabat oleh SBY,” terang Karimun.
Menurutnya, saat ini sudah tidak relevan lagi berbagai tudingan miring yang dialaamatkan ke PDIP, sebab banyak mantan kombatan sudah berbagubung dan kondisi sosial politik di Aceh sudah sangat bagus dan kondisi partai sudah normal pungkasnya.(SP.news/MH)