peristiwa

Kebakaran Hebat Hanguskan Ratusan Motor Karyawan Pabrik Ban di Purworejo

Kamis, 14 Mei 2026 | 22:18 WIB
Menyoroti kronologi kebakaran besar yang melanda kawasan pabrik ban, PT Arami Jaya di Purworejo, Jawa Tengah. (Instagram.com/@merapi_uncover)

 

 

Purworejo, SUARA PEMBARUAN - Kebakaran hebat melanda area parkir karyawan pabrik ban PT Arami Jaya di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Kamis pagi, 14 Mei 2026.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video kobaran api yang menghanguskan ratusan sepeda motor milik karyawan viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @merapi_uncover yang memperlihatkan asap tebal dan api membesar di area parkir pabrik.

Berdasarkan informasi sementara, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut kesaksian sejumlah karyawan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat aktivitas kerja di pabrik sedang berlangsung. Api dengan cepat membesar karena kondisi parkiran yang padat dan jarak antar kendaraan yang sangat berdekatan.

Petugas keamanan pabrik, Pujiyanto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah ada karyawan yang berteriak melihat asap dari area parkir lantai atas.

Ia mengaku langsung menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut. Namun saat tiba di area parkir, api sudah dalam kondisi membesar dan membakar beberapa sepeda motor.

“Awalnya ada karyawan teriak-teriak ada asap dari parkiran atas,” ujar Pujiyanto di lokasi kejadian, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurutnya, api diduga berasal dari dua unit sepeda motor di area parkir sebelah utara. Meski begitu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Pujiyanto menduga kebakaran kemungkinan dipicu korsleting listrik pada kendaraan, tetapi belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar.

Saat kebakaran terjadi, petugas keamanan bersama sejumlah karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun kobaran api terlanjur cepat merembet ke kendaraan lain karena posisi parkir yang rapat.

“Motor parkirnya rapat-rapat, jadi api cepat menyebar. Sudah tidak bisa ditangani dengan APAR,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab utama kebakaran maupun jumlah pasti kendaraan yang terdampak dalam insiden tersebut.

Tags

Terkini