peristiwa

Apartemen Mediterania Tanjung Duren Terbakar, Penghuni Panik Berlarian Selamatkan Diri

Kamis, 30 April 2026 | 21:36 WIB
Menyoroti kronologi insiden kebakaran yang melanda apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Instagram.com/@humasjakfire)

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Insiden kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis pagi, 30 April 2026, menjadi sorotan publik di media sosial.

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah video dan foto kepulan asap tebal beredar luas di internet. Banyak warganet menyoroti proses evakuasi penghuni yang berlangsung dramatis di lokasi kejadian.

Melalui unggahan resmi akun Instagram @humasjakfire, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyampaikan bahwa petugas langsung bergerak melakukan penanganan sejak pagi hari.

“Proses pemadaman dimulai pada pukul 07.40 WIB. Pada pukul 07.53 WIB, proses lokalisir api mulai dilakukan,” tulis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dalam keterangannya.

Meski api mulai berhasil dibatasi agar tidak meluas, petugas disebut masih terus berupaya mengendalikan titik-titik perambatan api di area apartemen.

“Dan hingga saat ini petugas masih terus berupaya mengendalikan perambatan api,” lanjut keterangan tersebut.

Sampai saat ini, belum ada informasi resmi terkait jumlah korban dalam kebakaran tersebut. Fokus utama petugas masih tertuju pada proses pemadaman dan evakuasi penghuni yang diduga sempat terjebak di dalam gedung.

Salah satu korban selamat bernama Abdul, yang bekerja di area retail apartemen tersebut, menceritakan detik-detik kepanikan saat kebakaran mulai terjadi.

Menurut Abdul, situasi awal pagi itu masih berjalan normal. Ia bahkan baru mulai bekerja sekitar pukul 07.00 WIB sebelum suasana berubah mencekam beberapa menit kemudian.

“Jadi, kan kita sudah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya kebakaran jam 07.15 WIB,” ujar Abdul di lokasi kejadian.

Ia mengaku para penghuni spontan berlarian keluar gedung setelah melihat kepulan asap dan mendengar kepanikan dari area apartemen.

“Jadi, pada lari keluar semua, tadi evakuasi sama Damkar juga,” katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, asap pertama kali terlihat muncul dari area lantai dua gedung apartemen. Dalam waktu singkat, asap pekat menyebar hingga ke bagian gedung lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini