Amukan Api di Pasar Kanjengan: 480 Kios Ludes, Pedagang Rugi Ratusan Juta

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 30 April 2026 | 07:46 WIB
Api yang menjilat kios di Pasar Kanjengan Semarang.
Api yang menjilat kios di Pasar Kanjengan Semarang.

 

 


Semarang, SUARA PEMBARUAN - Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan yang berada di kawasan selatan alun-alun kota pada Rabu (29/4) malam. Api mulai berkobar sekitar pukul 23.00 WIB dan baru berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama beberapa jam hingga Kamis dini hari.


Berdasarkan data sementara dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, dampak kerusakan terbilang sangat besar, terutama di area Blok F. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Ade Bhakti Ariawan, menyebutkan bahwa sebanyak 480 kios hangus dilalap api.


Dari keterangan saksi mata, api pertama kali muncul dari sebuah kios buah yang berisi tumpukan peti kayu. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat menyebar ke area lain.


Dalam waktu sekitar 15 menit, api sudah menjalar ke sejumlah kios di sekitarnya. Petugas pemadam kemudian datang dan melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam hingga api berhasil dikendalikan.


Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di salah satu kios.


Kapolrestabes Semarang, Kombes Heri Wahyudi, menyatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk membantu pengamanan lokasi. Setelah proses pendinginan selesai, tim akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan sumber api.


Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi diperkirakan sangat besar. Ratusan pedagang kehilangan tempat usaha dan barang dagangan mereka, dengan taksiran kerugian mencapai ratusan juta rupiah per kios.
Peristiwa ini juga memicu kepanikan pedagang di sekitar kawasan, terutama di Pasar Johar, yang masih menyimpan trauma kebakaran besar pada 2015 lalu.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X