Viral! Kru Bus Harapan Jaya vs Bagong Ribut di Kediri, Jalanan Sempat Lumpuh

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 27 Maret 2026 | 17:54 WIB
Kru bus Harapan Jaya dan Bagong berselisih di tengah jalan di Kediri. (Instagram/eksistulungagung)
Kru bus Harapan Jaya dan Bagong berselisih di tengah jalan di Kediri. (Instagram/eksistulungagung)

 



Kediri, SUARA PEMB ARUAN  — Insiden cekcok antar kru bus antar kota menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa itu melibatkan awak bus Harapan Jaya dan Bagong yang terlibat adu mulut hingga nyaris baku fisik di jalan raya.

Kejadian tersebut berlangsung di simpang empat Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, pada Kamis (26/3/2026). Dalam rekaman yang beredar, dua bus tampak berhenti dan menguasai badan jalan, sementara kru dari kedua pihak saling dorong dan menunjuk dengan emosi.

Warga yang melintas di lokasi akhirnya turun tangan untuk melerai pertikaian tersebut agar tidak semakin memanas. Situasi sempat memicu kemacetan karena kedua kendaraan berhenti di tengah jalur yang padat.

Berdasarkan informasi yang beredar, perselisihan dipicu oleh insiden senggolan saat salah satu bus mencoba menyalip. Bus Harapan Jaya dengan nomor polisi N 7316 UI diduga menyenggol bus Bagong bernopol AG 7702 US.

Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah Tulungagung menuju Kediri dalam kondisi lalu lintas yang cukup ramai. Akibat insiden itu, bus Bagong mengalami kerusakan pada spion kanan yang patah serta goresan pada bodi, sementara bus Harapan Jaya juga mengalami baret di sisi kiri.

Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 juta. Kasus ini kini telah ditangani oleh unit penegakan hukum Satlantas Polres Kediri untuk proses lebih lanjut.

Viralnya video tersebut pun memancing beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan aksi para kru yang dinilai tidak profesional karena bertengkar di tengah jalan hingga memperparah kemacetan.

Sejumlah komentar bahkan menyoroti bahwa konflik semacam itu seharusnya diselesaikan di tempat yang aman, bukan di jalan umum yang dapat membahayakan pengguna lain.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X