Viral Lubang Raksasa Aceh Tengah, Jalan Utama Amblas dan Terputus

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:46 WIB
Menyoroti fenomena lubang raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah yang viral di media sosial. (Instagram.com/@trendingbuzz.id)
Menyoroti fenomena lubang raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah yang viral di media sosial. (Instagram.com/@trendingbuzz.id)


Aceh, SUARA PEMBARUAN - Fenomena lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi sorotan warganet setelah rekaman udara kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram @hestilarasati pada Rabu, 28 Januari 2026, memperlihatkan kerusakan parah pada badan jalan, bahkan hampir separuh ruas jalan tampak amblas.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa lubang raksasa di kawasan Aceh Tengah terus mengalami perluasan. Dampaknya, jalur penghubung di wilayah itu dilaporkan terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Kondisi diperparah dengan longsoran tanah yang masih berlangsung hingga kini. Aliran air yang datang dari bagian atas dan bawah kawasan disebut menjadi pemicu utama semakin besarnya lubang tersebut.

Akun @trendingbuzz.id yang turut membagikan ulang rekaman udara itu menjelaskan bahwa longsoran membentuk lekukan menyerupai aliran sungai di bagian bawah lubang, menandakan pergerakan tanah yang masih aktif.

Akibat peristiwa ini, warga sekitar diliputi rasa cemas. Mereka khawatir longsoran akan terus meluas dan membahayakan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah bagian badan jalan bahkan dilaporkan menggantung karena tanah penopangnya telah tergerus.

“Beberapa ruas jalan terlihat menggantung akibat longsor di bagian bawahnya,” tulis akun tersebut.

Untuk mengantisipasi risiko korban jiwa, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sebelumnya telah menyiapkan jalur alternatif agar mobilitas warga tetap berjalan. Diketahui, struktur tanah di wilayah tersebut didominasi pasir yang mudah terkikis air, sehingga meningkatkan potensi amblas dan ancaman terhadap permukiman sekitar.

Hingga Rabu, 28 Januari 2026, pukul 17.30 WIB, unggahan terkait peristiwa ini telah disukai lebih dari 2,4 ribu pengguna Instagram. Sejumlah warganet pun menyampaikan doa dan harapan agar longsoran tidak terus meluas.

“Semoga warga selalu diberi keselamatan,” tulis akun @tatang7571.
“Dulu belum sampai jalan raya, sekarang sudah amblas. Semoga tidak ada korban,” ujar @lafifah94.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X