Selain itu, performa para pemain lainnya di klub masing-masing juga memberikan optimisme tersendiri. Calvin Verdonk tampil konsisten di Ligue 1 bersama Lille, sementara Shayne Pattynama dan Sandy Walsh menunjukkan performa solid di Liga Thailand.
Jika melihat peringkat dan kekuatan di atas kertas, Indonesia memang berada jauh di bawah Arab Saudi dan Irak. Footy Ranking memperkirakan peluang Garuda untuk lolos langsung hanya sekitar 5 persen, sementara untuk melanjutkan ke Round 5 sekitar 20 persen.
Namun, angka statistik bukanlah segalanya. Bagi Patrick Kluivert dan pasukannya, babak ini bukan sekadar perjuangan menuju Piala Dunia, tetapi juga pembuktian bahwa Timnas Indonesia mampu menantang batas.
Apapun hasilnya nanti, keberhasilan Indonesia mencapai Round 4 sudah menjadi sejarah tersendiri dalam perjalanan sepak bola nasional. Kini, skuad Garuda di bawah arahan Kluivert bertekad menunjukkan bahwa secuil peluang pun tetap layak diperjuangkan dengan penuh keyakinan dan semangat juang.
Artikel Terkait
Erick Thohir Kenang IGK Manila: Sahabat, Mentor, dan Sosok Loyal di Balik Kejayaan Persija dan Timnas
27 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia untuk Hadapi Kuwait dan Lebanon, Paes dan Ole Absen
Vanenburg Tegaskan Pemain Naturalisasi Harus Bersaing Sehat di Timnas U-23
Timnas Indonesia Hadapi Tekanan Berat di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kluivert Fokus Rangkai “Puzzle” Keseimbangan Tim
Marselino Dicoret, Kluivert Tegaskan Seleksi Timnas Berdasar Performa Klub