nasional

Ekonomi Indonesia Hadapi Berbagai Tekanan Eksternal dan Internal

Senin, 3 Agustus 2026 | 16:17 WIB
Jusuf Kalla saat membuka Rapat Kerja dan Konsolidasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) ke-XXXV di Hotel Claro Makassar, Senin (3/8/2026). (Ist)

Selain faktor global, JK juga menyoroti kebijakan domestik yang berdampak terhadap kondisi ekonomi, seperti peningkatan utang dan defisit anggaran yang perlu dikelola secara hati-hati.

Ia juga mengingatkan ancaman perubahan iklim seperti fenomena El Nino yang dapat menurunkan produksi pertanian dan berdampak pada daya beli masyarakat.

“Perubahan iklim akan menyebabkan hasil pertanian menurun. Akibatnya konsumsi masyarakat juga akan berubah,” ujarnya.

Produktivitas Daerah dan Ekspor

JK meminta pemerintah daerah terus mendorong produktivitas masyarakat, khususnya sektor yang memiliki potensi ekspor. Menurutnya, kondisi ekonomi setiap daerah di Indonesia berbeda-beda sehingga membutuhkan kebijakan yang sesuai dengan karakter masing-masing wilayah.

Ia mencontohkan sejumlah daerah di luar Pulau Jawa yang memiliki basis komoditas ekspor seperti kopi, kakao, dan hasil laut masih memiliki peluang pertumbuhan karena mendapatkan keuntungan dari penerimaan dolar.

“Berikan insentif dan kemudahan kepada komunitas yang melakukan ekspor, sehingga masyarakat mendapatkan pendapatan lebih besar,” kata JK.

JK juga mengingatkan agar pemerintah menjaga belanja negara agar tetap efektif. Menurutnya, pengurangan anggaran secara berlebihan dapat berdampak pada melemahnya aktivitas ekonomi, mulai dari pembayaran pegawai hingga berkurangnya pekerjaan bagi sektor kontraktor.

Hubungan Pengusaha dan Buruh

Dalam forum pengusaha tersebut, JK juga menyinggung peran Apindo dalam menjaga hubungan harmonis antara pengusaha dan pekerja.

Menurutnya, keseimbangan hubungan industrial sangat penting agar produktivitas ekonomi tetap terjaga.

Ia mengatakan, kebijakan pengupahan harus mempertimbangkan faktor inflasi dan pertumbuhan ekonomi agar daya beli pekerja tidak menurun.

“Kalau inflasi tidak dimasukkan dalam perhitungan gaji buruh, maka pendapatan riil buruh akan turun. Kalau pendapatan riil turun, produktivitas juga akan menurun,” jelasnya.

JK berharap Apindo terus menjadi wadah yang memperkuat kerja sama antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi selalu mengalami siklus naik dan turun. Karena itu, yang dibutuhkan adalah daya tahan dan semangat untuk terus berusaha.

Halaman:

Terkini