Semarang, SUARA PEMBARUAN - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyalurkan bantuan senilai Rp30 juta kepada Yayasan Al Fath Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Bantuan tersebut diberikan melalui program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa, 7 Juli 2026, untuk mendukung renovasi fasilitas sekolah yang dinilai mendesak. Dana itu akan digunakan untuk perbaikan atap bangunan, pembenahan sarana dan prasarana sekolah, termasuk toilet dan ruang guru, agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya mendorong peningkatan kualitas fasilitas belajar bagi para siswa.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam program sosial perusahaan karena memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa. Melalui program TJSL, PT Angkasa Pura Indonesia ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu Yayasan Al Fath Podorejo memperbaiki fasilitas sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Sulistyo Yulianto.
Pihak Yayasan Al Fath Podorejo menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Bantuan itu dinilai sangat membantu karena peningkatan kualitas sarana pendidikan menjadi salah satu kebutuhan utama yayasan.
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menegaskan akan terus menjalankan berbagai program TJSL yang menyasar bidang pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Perusahaan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat agar memberi dampak nyata bagi pembangunan yang inklusif dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan bandara.*