nasional

Harga Di Bawah Pasar, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Ngawi

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:20 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di tengah pasar murah di Halaman Kepatihan Kabupaten Ngawi. (Ist).

Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ketika terdapat komoditas tertentu mengalami kenaikan harga, Pemprov Jatim akan berupaya menghadirkannya dalam pasar murah agar masyarakat tetap dapat menjangkaunya.

Seperti pasar murah di Halaman Kepatihan Kabupaten Ngawi, Jumat (5/6/2026), menyediakan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam. Item lain misalnya harga cabai naik, maka kita jual cabai di pasar murah. Begitu pula dengan komoditas lain yang memang dibutuhkan masyarakat.

Dalam Pasar Murah kali ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Selain itu tersedia pula telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, daging ayam ras Rp30.000 per kemasan, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta cabai Rp5.000 per 200 gram.

Tak hanya menyediakan bahan pokok, pasar murah juga menghadirkan berbagai produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal sebagai bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha daerah.

Menurut Khofifah, stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan merupakan faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Maka, kehadiran Pasar Murah di berbagai daerah di Jawa Timur diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi instrumen pengendalian inflasi yang efektif.

Gubernur menegaskan, keberhasilan pengendalian inflasi membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Pemprov Jawa Timur pun terus memperkuat koordinasi dengan Bulog, pemerintah kabupaten/kota, distributor, pelaku usaha, kelompok tani, hingga seluruh pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Ningsih salah seorang warga yang berbelanja di lokasi pasar murah mengaku terbantu. Apalagi harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan di pasaran.

Warga lainnya, Rosiah berharap kegiatan pasar murah agar terus digelar secara berkala karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat.

Tags

Terkini