nasional

Baru Dirumorkan Mundur Dari Posisi Menkeu, Sudah Viral Narasi Digantikan Chatib dan Budi Gunadi, Purbaya Heran

Jumat, 5 Juni 2026 | 21:30 WIB
Menyoroti tanggapan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa terkait isu mundur dari kursi jabatannya. (Instagram.com/@menkeuri)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti isu mundurnya Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dari kursi jabatannya. Untuk meredam narasi yang kian melebar di jagat maya, Purbaya pun membantah tegas isu tersebut.

“Saya diisukan mundur? Enggak, malah maju,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2026. Purbaya lantas berdiri dari kursinya lalu mencontohkan maksud ucapannya dengan berjalan maju. “Saya enggak tahu isunya dari mana itu, tapi saya itu enggak suka mundur, malah sukanya maju,” tegasnya sambil tertawa.

Istana pun membantah isu pergantian menteri keuangan. Sebelumnya, pihak Istana telah membantah adanya isu pergantian Purbaya dengan Chatib Basri, yang merupakan mantan Menteri Keuangan periode 2013-2014. Selain Chatib, beredar pula narasi tentang Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, yang juga ikut diisukan menggantikan Purbaya. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, kemudian membantah adanya pengajuan pengunduran diri dari Menkeu Purbaya. “Loh, dari mana itu? Nggak ada, nggak ada,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 4 Juni 2026. Prasetyo juga menegaskan belum ada rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat. “Reshuffle? Belum ada, belum ada reshuffle,” tegasnya.

Menilik ke belakang, Menkeu Purbaya sejatinya pernah didesak mundur oleh massa mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI). Tuntutan itu diutarakan dalam aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 9 September 2025. Dalam aksinya, massa mahasiswa UI menuntut agar DPR RI segera memenuhi tuntutan rakyat 17+8 yang sebagian poinnya sudah jatuh tempo sejak 5 September 2025. Para mahasiswa juga menyoroti pernyataan kontroversial dari Purbaya sebagai menteri keuangan yang baru dilantik menggantikan Sri Mulyani. Purbaya sempat menilai tuntutan tersebut hanya berasal dari sebagian kecil rakyat yang merasa hidupnya terganggu. “Saya belum mempelajari itu. Saya basically begini, itu kan suara sebagian rakyat kecil kita,” kata Menkeu Purbaya pada 8 September 2025.

Kembali ke soal tuntutan mahasiswa terhadap Menkeu Purbaya kala itu, mereka menilai komentar sang menteri telah mengecewakan masyarakat. Kepala Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru, menegaskan tuntutan masyarakat tidak muncul tanpa alasan, melainkan karena kondisi pemerintah yang dinilai bobrok. “Baru satu hari dia (Purbaya) menjabat sebagai menteri, dia sudah langsung menyatakan pernyataan yang luar biasa mengecewakan,” kata Diallo saat aksi tersebut.

Terlepas dari kasus itu, narasi kemunduran Menkeu Purbaya hingga kini masih menjadi perbincangan sebagian kalangan di tengah gejolak pasar keuangan domestik. Terlebih, dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah terus tertekan hingga menembus ke atas level Rp18.000 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai tengah mengalami pelemahan tajam.

Tags

Terkini