Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Sebanyak 29.869 dari 62.056 pendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Jawa Timur, dinyatakan diterima pada tahap tiga. Bagi yang Belum Lolos Masih Berpeluang Melalui Jalur Prestasi Akademik SMK.
Adapun jumlah peserta yang diterima pada tiga tahap pelaksanaan SPMB meliputi tahap pertama sebanyak 54.056 murid dari 213.066 pendaftar, tahap kedua sebanyak 70.691 murid dari 138.820 pendaftar, serta tahap ketiga sebanyak 29.869 murid dari 62.056 pendaftar.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan, para calon murid yang telah dinyatakan lolos agar tidak mengabaikan proses daftar ulang karena kesempatan tersebut diperoleh melalui persaingan yang ketat.
"Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas. Termasuk syarat nilai yang mumpuni," ujar Khofifah di Surabaya, Minggu (28/6/2026).
Ia juga meminta peserta yang belum berhasil lolos pada tiga tahap sebelumnya agar tidak berkecil hati. Sebab, masih tersedia tahap keempat melalui jalur Prestasi Nilai Akademik SMK yang memiliki kuota hingga 65 persen dari total daya tampung masing-masing sekolah.
SMK kini memiliki daya saing yang semakin kuat melalui penyelarasan kurikulum dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), peningkatan kompetensi, sertifikasi keahlian, hingga program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 dari Kemendikdasmen.
Program ini untuk membuka peluang kerja internasional, dan menjadi jalan transfer skill, budaya kerja, dan pengalaman global bagi generasi vokasi.
Magang di Luar Negeri
Tahun ini, terdapat 1.734 pekerja migran alumni dan 3.186 murid akan mengikuti program magang kerja luar negeri dari 115 SMK negeri dan swasta di Jawa Timur. Jumlah ini mengantarkan kepesertaan murid dan alumni dari Jawa Timur terbanyak secara nasional mengikuti program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1.
Dikatakan, di SMK kalian bisa kuliah juga bisa langsung bekerja. Kompetensi di masing-masing konsentrasi keahlian juga terus ditingkatkan. Ada sertifikasi sebelum turun ke industri.
Peningkatan skill baik dari sisi guru maupun murid terus dilakukan. Jadi jangan berkecil hati jika tidak masuk SMA, ada SMK juga dengan program unggulan yang menyiapkan kalian masuk DUDI.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menambahkan, pendaftaran tahap keempat jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Calon murid dapat mendaftar menggunakan NISN, PIN, dan tanggal terbit Kartu Keluarga (KK) untuk masuk ke sistem. Dalam proses tersebut, peserta dapat melihat nilai akhir yang digunakan sebagai dasar seleksi di SMK tujuan.
Pada jalur ini calon murid bisa memilih maksimal 3 konsentrasi keahlian di SMK yang sama, atau SMK yang berbeda, baik dalam rayon maupun luar rayon.
Artikel Terkait
Viral Dugaan Kebocoran 5,7 Juta Data Nasabah, Bank Jatim Tegaskan Sistem Internal Aman
Sumbang 51 Persen, Jatim Penyumbang Swasembada Gula Nasional
Gubernur Jatim Luncurkan 143.000 Kuota Beasiswa Pelajar SMA/ SMK dan Mahasiswa PTS