Layani 23,3 Juta Nasabah, PNM Perkuat Budaya Kepatuhan demi Jaga Kepercayaan Publik

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 26 Juni 2026 | 07:34 WIB
PNM mengedepankan budaya kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik untuk menjaga kepercayaan 23,3 juta nasabah Mekaar.
PNM mengedepankan budaya kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik untuk menjaga kepercayaan 23,3 juta nasabah Mekaar.

Jakarta, SUARA PEMBARUAN  – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat budaya kepatuhan sebagai fondasi utama dalam menjalankan misi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di balik layanan yang kini telah menjangkau 23,3 juta perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia, perusahaan memastikan setiap proses bisnis berjalan secara transparan, akuntabel, dan berlandaskan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Bagi PNM, kepatuhan bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan menjadi bagian dari budaya kerja yang diterapkan di seluruh lini organisasi. Mulai dari jajaran direksi, manajemen, unit kerja, hingga para Account Officer yang setiap hari mendampingi nasabah Mekaar di lapangan, seluruh insan PNM didorong untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Pendekatan tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemberdayaan yang dijalankan PNM, terutama karena perusahaan berinteraksi langsung dengan jutaan pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah.

Komitmen terhadap penerapan tata kelola yang baik juga mendapat pengakuan melalui penghargaan The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan SWA Media. Dalam ajang tersebut, PNM berhasil meraih predikat Indonesia Most Trusted Companies, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG di seluruh aktivitas bisnisnya.

Wakil Direktur Utama PNM, Sunar Basuki, mengatakan budaya kepatuhan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya perusahaan menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat.

"Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan hanya soal aturan yang harus dipenuhi, tetapi tentang menjaga kepercayaan. Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, memiliki peran untuk memastikan proses bisnis berjalan dengan benar, transparan, dan membawa manfaat bagi nasabah. Karena pelayanan yang baik harus dimulai dari cara kerja yang bertanggung jawab," ujar Sunar.

Menurutnya, penerapan GCG yang konsisten menjadi landasan penting agar program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan dapat terus memberikan manfaat secara berkelanjutan. Dengan tata kelola yang kuat, PNM optimistis mampu menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan jutaan nasabah Mekaar di seluruh Indonesia.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

200 Mobil Tangki PMI Siap Hadapi Ancaman El Nino

Minggu, 21 Juni 2026 | 10:01 WIB
X