Setelah mendekati kapal, ditemukan jika satu orang meninggal dunia dan lainnya kritis yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah di Klang.Baca Juga: Pelepasliaran Satwa Endemik di Tolitoli, Wujud Kepedulian Lingkungan Pertamina Patra Niaga Sulawesi
Dengan tertangkapnya satu orang tersebut, satu orang lainnya masih dinyatakan buron.
Pihak aparat Malaysia meyakini jika WNI yang melarikan diri terlibat dalam insiden tersebut.
Selain itu, kepolisian juga menyelidiki kemungkinan ada orang lain yang terlibat berdasarkan keterangan saksi dan ukuran kapal saat kejadian.
Datuk Hussein juga mengungkapkan kalau penyelidikan saat ini telah memeriksa 14 saksi dari APMM.Baca Juga: Perjuangkan Makan Bergizi Gratis di Sekolah Sejak 2006, Prabowo: Anak Harus Cukup Makan!
Menurutnya, kemungkinan akan dilakukan pemanggilan untuk interogasi lebih lanjut.
“Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk mereka yang mengeluarkan senjata api juga akan dipanggil,” ujar Hussein.
Usai menghadiri peresmian Jakarta Murugan Temple di Jakarta Barat pada Minggu, 2 Februari 2025, Menlu Sugiono menyapa awak media dan memberikan update tentang kasus penembakan di Malaysia.
Menurut Sugiono, saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengumpulkan data.Baca Juga: Ungkap Tanda-tanda Kiamat, Bill Gates Singgung Indonesia, Soal Apa ya?
“Karena semuanya masih dalam proses pengumpulan keterangan,” ujar Menlu Sugiono.
“Kemudian, dari empat korban lainnya, dua masih di rumah sakit masih dalam perawatan, kemudian yang dua sudah sehat," imbuhnya.
"Tadinya ada dua kritis, yang pertama sudah keluar dari masa kritisnya, kemudian satu lagi sudah dalam tahap pemulihan,” jelasnya.
Presiden Prabowo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak menempuh jalur ilegal saat masuk ke negara asing.Baca Juga: Kader KAMMI Diminta Persiapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan
Usai hadir di Rapat Pimpinan TNI Polri Tahun 2025 pada Kamis, 30 Januari 2025, Presiden Prabowo mengingatkan untuk tidak masuk ke negara lain dengan cara ilegal.
“Tapi sekali lagi saya ingatkan, bahwa jangan mau ikut-ikut kegiatan ilegal,” kata Presiden Prabowo.