hiburan

Usai Sindir Gym, Timothy Ronald Dihujani Kritik Member Akademi Crypto yang Mengaku Rugi Besar

Minggu, 3 Agustus 2025 | 16:46 WIB
Influencer Indonesia, Timothy Ronald. (Instagram.com/@timothyronaldd)

 

Jakarta, S UARA PEMBARUAN – Nama influencer Indonesia, Timothy Ronald, kembali ramai diperbincangkan di media sosial, setelah sebelumnya menuai kecaman karena pernyataannya yang merendahkan aktivitas olahraga gym.

Dalam sebuah video yang sempat viral dan dibagikan ulang oleh Deddy Corbuzier melalui akun Instagram @mastercorbuzier pada 30 Juli 2025, Timothy menyebut olahraga gym sebagai "aktivitas paling goblok" yang pernah ia temui. Meski tidak ditujukan ke individu tertentu, pernyataan itu dinilai menyudutkan para penggiat kebugaran dan memicu kemarahan komunitas fitness.

Namun kontroversi tak berhenti di situ. Kini Timothy kembali menjadi sasaran kritik, kali ini datang dari para anggota Akademi Crypto, platform edukasi yang ia kelola. Sejumlah warganet, yang mengaku sebagai member, menyuarakan kekecewaan lantaran mengalami kerugian signifikan usai mengikuti rekomendasi investasi dari akademi tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram @canggihfit pada Minggu, 3 Agustus 2025, terungkap bahwa para member menyalahkan strategi pemasaran dan 'attention game' Timothy sebagai penyebab kerugian mereka.

“Biarkan saya bantu panen attention game yang katanya dirancang Mr Timothy Ronald, lelaki dengan 1000 miliar,” tulis unggahan tersebut menyindir.

Disertakan pula tangkapan layar DM dari seseorang yang mengaku sebagai anggota Akademi Crypto sejak awal 2024. Dalam pesan tersebut, ia merinci kerugian akibat investasi pada altcoin seperti AVS Kalimasada, GMT, Tenet, Shill, NGL, XOR, dan lainnya yang disebut “rungkat” hingga 80–100 persen.

Disebutkan pula bahwa Timothy kerap menggembor-gemborkan kemungkinan keuntungan besar—seperti “up only” atau potensi 18.000 persen—tanpa memperhitungkan risiko yang dialami investor pemula.

Unggahan itu juga menyerukan agar Timothy bertanggung jawab kepada para member yang merasa dirugikan, menyebut ada yang telah mengeluarkan dana jutaan hingga puluhan juta rupiah demi mengikuti kelas dan rekomendasi yang dijanjikan.

Sampai berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Timothy Ronald terkait keluhan serta tuntutan pertanggungjawaban dari para anggota Akademi Crypto tersebut.

Tags

Terkini

24 Degrees dan Bara Rock yang Kembali Menyala

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:10 WIB