Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Rumah tangga Baim Wong dan Paula Verhoeven kembali menjadi perbincangan publik, seiring dengan munculnya pengakuan dari seorang mantan rekan kerja Baim, yang menyebut tabiat sang aktor merugikan banyak pihak, termasuk Paula sendiri.Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tak Pengaruhi Legalitas Kebijakan Saat Jadi Presiden
Sebelumnya, Paula Verhoeven sempat muncul di depan publik untuk menjernihkan isu perselingkuhan yang muncul dalam putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 16 April 2025.
Kini, pernyataan mengejutkan datang dari Astrid, mantan rekan kerja Baim Wong. Ia menyoroti sisi buruk Baim yang menurutnya sering bersikap manipulatif demi keuntungan pribadi.Baca Juga: Wagub Mian Pastikan Setiap Desa di Bengkulu Akan Dibantu Mobil Ambulan
Dalam wawancaranya, Astrid mengungkap bahwa ia berbicara berdasarkan apa yang ia alami selama bekerja dengan Baim.
“Dari yang saya lihat, Baim memang punya kecenderungan manipulatif. Itu juga yang saya ungkapkan di konten saya sendiri,” ujar Astrid dalam video yang diunggah di kanal YouTube Intens Investigasi, dikutip pada Senin, 5 Mei 2025.Baca Juga: Tamam Nasional Bromo Tengger Semeru, Terindah Ketiga Sedunia
Ia juga menyebut bahwa Paula Verhoeven merupakan salah satu korban dari sikap manipulatif sang aktor.
“Paula, menurut saya, termasuk korban dari cara Baim yang penuh manipulasi,” lanjutnya.Baca Juga: Tamam Nasional Bromo Tengger Semeru, Terindah Ketiga Sedunia
Astrid menegaskan bahwa tudingannya tidak dilontarkan tanpa dasar. Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi yang menjadi alasan kuat di balik pernyataan tersebut.
“Saya berbicara seperti ini karena saya pernah merasakannya sendiri. Saya mengalami kegagalan kerja sama yang membuat saya menyimpulkan adanya indikasi manipulasi,” tuturnya.Baca Juga: Pertama Kali dalam 57 Tahun, Stok Beras Pemerintah Tembus 3,5 Juta Ton
Astrid menyimpulkan bahwa perilaku Baim dalam menjalin relasi kerja maupun pribadi sangat mengutamakan kepentingan dirinya sendiri, meskipun harus merugikan orang lain.*