Semarang, suarapembaruan.news - Grup musik SeteruSunyi, band inidie bergenre pop electronic mood LoFi, merilis album baru mini album yang berisi 6 track, pada Jumat (1/3).
Grup beranggotakan Irene Sampouw pada vocal dan Novia Arifin pada bass ini, bercerita tentang aneka perasaan dalam kehidupan manusia pada album baru tersebut.
Titel “Suara Rasa” dipilih menjadi judul mini album perdana SeteruSunyi.
Album terbaru ini diharapkan memberi penyegaran melalui beberapa eksperimennya dan alternatif musik baru untuk dinikmati para penikmat lagu dan pecinta musik LoFi.
Duo cantik ini mengemas 6 warna musik dengan 6 mix genre untuk mewakili 6 rasa manusia.
Alasannya, karena musik SeteruSunyi akan lebih asyik saat dinikmati dengan perasaan, begitu penjelasan dari Irene dan Novia.
6 Track Mini Album “Suara Rasa” tersebut adalah:
1.Embun
Mewakili rasa harapan, SeteruSunyi mengajak membuka hari dengan senyuman dan doa. Pada lagu ‘Embun’ ini SeteruSunyi menyajikan secara unik musik yang segar dipadu dengan Sinden dan musik khas Bali, sehingga membuat lagu ini berasa magis.
2.Hangat
Mewakili rasa cinta, SeteruSunyi mengilustrasikan hangatnya rasa cinta. SeteruSunyi mengemas sebuah lagu cinta dengan nuansa yang gloomy namun romance.
3.Kelana
Mewakili rasa perjuangan, SeteruSunyi mengajak untuk tidak ragu dan bersemangat menjalani perjalanan hidup. Musik ‘Kelana’ merupakan ide jenius memadukan groove dengan LoFi ala SeteruSunyi.
4.Lalu
Mewakili rasa kehilangan, SeteruSunyi mengajak untuk tidak larut dalam kehilangan dan segera move on. Kemasan yang unik disajikan oleh SeteruSunyi di lagu ‘Lalu’ yaitu membawa rasa kehilangan dengan nuansa France yang enak dinikmati dengan berdansa.
5.Kesah
Mewakili rasa sedih, SeteruSunyi membawa kita terhanyut dalam kesedihan. SeteruSunyi menyajikan sebuah lagu dengan lirik yang mengharukan secara light namun sangat deep.
6.Hasrat
Mewakili rasa ambisi, dimana SeteruSunyi menyuarakan perinsip hidup tanpa ambisi.
Pesan pada lirik ‘Hasrat’ penuh filosofi, uniknya ternyata duo personil SeteruSunyi juga mempraktekan perinsip hidup tanpa ambisi.