HPMPI telah mengajukan usulan pembebasan PPN ini melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Dirjen Bangda dan Ketua PMO Tim Percepatan Perizinan Berusaha Pertashop Kementerian BUMN pada 19 Desember 2024.
"Pembebasan PPN diharapkan dapat meningkatkan daya saing Pertashop, khususnya di daerah terpencil," tambahnya.
Menyakapi beberapa usulan HPMPI tersebut, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu, Sonti Bakara mengatakan, dewan menyambut baik usulan-usulan yang disampaikan oleh HPMPI, termasuk masalah pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.
Pendangkalan pelabuhan ini sangat mengganggu pasokan BBM di Bengkulu. "Kita mendukung agar PT Pelindo memberikan kewenangan kepada Pertamina untuk melakukan pengerukan alur pelabuhan yang dangkal, agar pasokan BBM ke Bengkulu lancar," ujar politisi PDIP ini.
Soal usulan penurunan PBBKB, Sonti mengatakan, pihaknya akan mendorong Gubernur Bengkulu untuk menindaklanjuti permintaan tersebut. Pasalknya, tarif PBBKB tinggi tidak hanya memberatkan masyarakat, tetapi juga melemahkan daya saing Bengkulu dengan provinsi tetangga.
“Penurunan PBBKB ini sangat penting untuk memberikan harga BBM yang lebih kompetitif bagi masyarakat Bengkulu, terutama di daerah perbatasan. Kami akan mengupayakan agar ini menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintah daerah,” ujar Sonti.
Sonti juga mendukung inisiatif untuk menertibkan Pertamini melalui regulasi resmi. Ia menegaskan bahwa BBM bersubsidi hanya boleh dijual di SPBU dan BBM non-subsidi di SPBU atau Pertashop sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua DPD HPMPI Provinsi Bengkulu, Peri Ardianto mengharapkan agar penyaluran BBM jenis Pertamax ke Pertashop dapat segera normal kembali. Ia juga mendukung penurunan tarif PBBKB sebagai langkah untuk menurunkan harga jual BBM di Pertashop, sehingga masyarakat dapat menikmati BBM dengan harga lebih terjangkau.
“Kami berharap pemerintah dapat segera merealisasikan penurunan PBBKB dan memastikan kelancaran pasokan BBM ke Pertashop. Hal ini penting untuk mendukung keberlanjutan usaha kami sebagai mitra Pertamina di daerah,” kata Peri.(SP/Min)