ekonomi

Bank Indonesia Yogyakarta Luncurkan Jogja QRIStimewa

Minggu, 21 Juli 2024 | 22:17 WIB
Kampanye inisiatif sistem pembayaran digital serta promosi destinasi wisata unggul dalam kompetisi QRIS Jelajah Indonesia di Yogyakarta, diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogya. (Ist)

Yogyakarta, suarapembaruan.news – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI)  DI Yogyakarta (KPwBI DIY) memperluas akseptasi digital, inklusi keuangan dan kampanye inisiatif sistem pembayaran digital serta promosi destinasi wisata unggulan di DIY dengan kompetisi QRIS Jelajah Indonesia di Yogyakarta, yang diselenggarakan pada tanggal 20-21 Juli 2024.

Kepala KPwBI DIY Ibrahim dalam keterangan tertulisnya mengatakan, QRIS Jelajah Indonesia di Yogyakarta telah menarik minat besar dari masyarakat dengan total 295 peserta yang terdiri dari 81 tim dan 87 pendaftar individu. Peserta telah melalui babak penyisihan yang dilaksanakan pada 10 Juli 2024, hingga terpilih menjadi 60 finalis yang tergabung dalam 20 tim yang berhak untuk mengikuti kompetisi QRIS Jelajah Indonesia.

Kegiatan yang mengusung tema “Jelajah Indonesia Makin Praktis Pakai QRIS”,  merupakan salah satu kampanye flagship Bank Indonesia dalam rangka memperkenalkan dan memperluas digitalisasi sistem pembayaran dengan metode yang kekinian.

Dikatakan, program ini dikemas dalam bentuk kompetisi yang dilakukan secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN) Bank Indonesia dan peserta yang terpilih, akan melakukan berbagai misi dalam rangka kampanye inisiatif digitalisasi sistem pembayaran, pembuatan konten digital kreatif. Kolaborasi antara Bank Indonesia dengan para generasi muda yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat memperkuat ekosistem sistem pembayaran melalui perluasan akseptasi pembayaran digital.

Kegiatan QRIS Jelajah Indonesia Yogyakarta 2024 dibuka Kepala Biro Administrasi Perekonomian mewakili Sekda DIY, dan SDA Setda DIY, Yuna Pancawati Bersama Kepala KPwBI DIY Ibrahim, serta Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY   Wiyos Santoso, dan stakeholders terkait.

Kepala KPwBI DIY, Ibrahim melanjutkan, digitalisasi menjadi penting dalam memperkuat sistem pembayaran dan inklusi keuangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan sambutan Ibu Yuna Pancawati yang menyampaikan bahwa Pemda DIY mendukung penuh Kick Off QRIS Jelajah Indonesia – Yogyakarta 2024 sebagai salah satu langkah nyata dalam mendorong digitalisasi pembayaran daerah khususnya dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah sehingga tercipta ekosistem ekonomi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Gelaran QRIS Jelajah Indonesia di Yogyakarta diisi dengan berbagai misi menarik yang menggabungkan edukasi terkait sistem pembayaran digital melalui eksplorasi destinasi wisata unggulan di DIY. Misi-misi tersebut mencakup edukasi mengenai QRIS, BI-Fast, Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT), Elektronifikasi, dan Pelindungan Konsumen.

Sedang promosi destinasi wisata DIY, KPwBI DIY berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata DIY melalui penggunaan aplikasi Visiting Jogja dalam penyelesaian misi pada QRIS Jelajah Indonesia Yogyakarta. Aplikasi ini merupakan portal informasi dan promosi destinasi wisata di DIY yang memudahkan wisatawan dalam melakukan pemesanan hingga pembayaran tiket destinasi wisata menggunakan QRIS.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan Launching “Jogja QRIStimewa” yang merupakan kampanye perluasan akseptasi pembayaran digital KPwBI DIY. Logo Jogja QRIStimewa yang diluncurkan pada acara tersebut merepresentasikan semangat kolaborasi antar stakeholder di DIY dalam menjadikan QRIS sebagai alat pembayaran yang istimewa bagi masyarakat Yogyakarta.

Logo ini menggabungkan elemen budaya dan sejarah Yogyakarta seperti Tugu Golong Gilig, motif batik nitik, serta motif ukiran kayu khas Jogja dengan simbol QRIS yang modern. (*)

 

 

Tags

Terkini