ekonomi

Pertamina Tambah Stok 394 Ribu Tabung LPG 3 Kg untuk Wilayah Terdampak Banjir di Jateng dan DIY

Jumat, 22 Maret 2024 | 20:59 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan penambahan stok LPG di wilayah Jateng dan DIY pascacuaca ekstrem.

Semarang, suarapembaruan.news  – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan penambahan stok LPG 3 Kg hingga 394.000 tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY dengan berfokus pada wilayah-wilayah terdampak cuaca ekstrem, selama periode Maret 2024.

Baca Juga: BKKBN Harap Program Bapak Asuh Anak Stunting Paulus Waterpauw Dilanjutkan


Pasca meredanya cuaca ekstrem yang melanda di wilayah utara Jawa Tengah sejak 11 Maret lalu,  kapal pengangkut suplai LPG berhasil bersandar di pelabuhan Semarang dan Rembang.


Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyampaikan penambahan pasokan LPG  3 Kg terus dioptimalkan.

Baca Juga: Presiden: 16 Meter Tanggul Jebol Sungai Wulan Demak Berhasil Ditutup 

“Sebagai gambaran pada Kamis kemarin (21/3) penyaluran harian mencapai 1.614.150 tabung atau 8,1% diatas rata-rata normal penyaluran harian di Jateng dan DIY,” ungkap Brasto, Jumat (22/3).

Stok LPG ditambah untuk mengantisipasi tingginya permintaan konsumen.

Cuaca Ekstrem yang terjadi sejak pertengahan Maret di wilayah Jawa Tengah dan DIY, berdampak pada tingginya gelombang di Laut Jawa sehingga beberapa kapal Pertamina yang sudah tiba tepat waktu di pelabuhan tidak dapat bersandar hingga berhari-hari.

Baca Juga: Analisa Peneliti ITS Soal Gempa Tuban


 “Kondisi gelombang yang tinggi pada saat itu membuat pipa yang seharusnya dapat terpasang untuk mengalirkan stok gas dari kapal ke Terminal LPG tidak dapat kami sambungkan karena alasan keamanan,” jelas Brasto. 


Brasto menambahkan,  pasca Kapal Pengangkut LPG yang berhasil sandar pada tanggal 16 Maret tersebut, pemulihan distribusi secara berangsur-angsur dilakukan dengan menambah jam operasional penyaluran hingga penebalan stok di tingkat agen dan pangkalan berdasarkan proyeksi kenaikan konsumsi dan pemantauan konsumsi beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Perusahaan Jepang di Indonesia Tertarik Ekspansi


“Ada beberapa wilayah di Jawa Tengah di pekan lalu mengalami hambatan penyaluran karena akses jalan yang terkena banjir, sehingga kami prioritaskan penebalan stoknya, dan untuk Kota/Kabupaten lainnya yang tidak ada penambahan, karena stoknya dirasa cukup melihat dari realisasi harian yang tidak ada kenaikan konsumsi yang cukup berarti,” tegas Brasto.

Baca Juga: BKKBN Harap Program Bapak Asuh Anak Stunting Paulus Waterpauw Dilanjutkan


Menurut Brasto,  indikator kecukupan stok LPG 3 Kg yaitu dari ketersediaan stok di Lembaga Penyalur Resmi LPG Pertamina yaitu Agen dan Pangkalan di kota tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini