Makassar, SUARA PEMBARUAN – PT PGN Tbk semakin serius dalam upaya percepatan pengembangan niaga gas bumi di Sulawesi.
Penguasaan pengelolaan gas bumi baik gas pipa, LNG, dan CNG yang terintegrasi menjadi modal utama bagi PGN untuk ekspansi pasar secara secara massif di wilayah tersebut.
Baca Juga: Cemburu dan Sakit Hati, Seorang Pria Tembak Kepala Anak Dibawah Umur
“Dalam rangka pengembangan pasar di Sulawesi, PGN agresif dan terbuka untuk menjalin kerja sama dengan mitra strategis terkait penyediaan pasokan maupun infrastruktur gas bumi. Sejauh ini, kami membidik kawasan industri dengan potensial demand yang cukup keras serta agar bisa memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar ketika gas bumi efektif dimanfaatkan,” ujar Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko, saat meresmikan reaktivasi, pada Jumat (4/10) di Makassar.
Peresmian reaktivasi area Kawasan Timur Indonesia (KTI) oleh PGN itu, sebagai wujud komitmen PGN dalam mengembangkan pasar gas bumi di wilayah tengah dan timur Indonesia.
Baca Juga: Partai Demokrat Tidak Main-Main, Ini Peringatan untuk DPC yang Tidak Menangkan Luthfi-Yasin
Arief berharap, reaktivasi ini dapat mendorong percepatan ekspansi market dan menindaklanjuti peluang-peluang yang didapatkan secara lebih efektif.
Koordinasi dengan pemerintah juga terus dijalin oleh PGN mengingat langkah PGN dalam pengembangan usaha gas bumi tidak lepas dari dukungan pemerintah.
Dengan Kementerian Perindustrian, PGN berkomitmen mendukung roadmap jangka pendek Kemenperin terkait pengembangan infrastruktur gas bumi di Kawasan Industri (KI).
Baca Juga: Paslon Rachmat-Tarmizi Minta Para Pendukung Rapatkan Barisan Menuju Kemenangan 27 November 2024
Terdapat 14 KI (dari 50 KI) yang menjadi prioritas pengembangan infrastruktur gas bumi, beberapa diantaranya berada di Sulawesi.
Peran Anak Usaha pun penting bagi PGN dalam upaya ekspansi market di Sulawesi. Selain menjaga keberlangsungan pasokan gas bumi serta infrastruktur pendukungnya, terdapat potensi kerja sama lainnya yang dapat dilakukan seperti jasa EPC, properti, telekomunikasi, serta kegiatan bisnis lainnya.
Baca Juga: Cagub Ahmad Luthfi Dicegat Warga Limpung Batang, Diberi Oleh-oleh Telur dan Degan
Menilik portofolio yang dimiliki, PGN berkompetensi sebagai salah satu penyedia energi di Sulawesi. Secara historis, PGN telah menyalurkan LNG untuk smelter yang berlokasi di Sulawesi Tenggara.
LNG didatangkan dari Kalimantan Utara menggunakan 25 unit Isotank berukuran 40 ft. Penyaluran LNG ke Sulawesi membuktikan bahwa skema beyond pipeline oleh PGN sudah dapat direalisasikan dan dikomersialisasikan.
Baca Juga: Hadiri Kondangan Manten, Cagub Jateng Ahmad Luthfi Disambut Meriah Warga
“Terus bertahap kedepannya, PGN terpacu untuk melakukan monetisasi gas bumi dengan berbagai moda transportasi. Reaktivasi kegiatan usaha gas bumi di Sulawesi menjadi bagian dari komitmen PGN untuk memperkuat keberadaan dalam meningkatkan penggunaan energi domestik dan menyediakan energi yang ramah lingkungan di Indonesia terutama kawasan tengah dan timur,” pungkas Arief.*
Artikel Terkait
Pertamina Salurkan Bantuan Bright Gas untuk Dapur Umum dan Bantuan Logistik kepada Warga Terdampak Banjir di Jawa Tengah
Stok Gas Elpiji Subsidi 3 Kg di Kota Bengkulu Selama Ramadan Aman
Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif Menjadi 559 Ribu Ton
Pemprov Jateng Dukung Penuh Upaya Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang (Cisem) 2 Mulai Dibangun, Target Rampung Februari 2026