Semen Gresik Bersama Petani Sekitar Perusahaan Panen Buah Kelengkeng, Mampu Hasilkan Belasan Juta Rupiah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 15 Juli 2024 | 17:16 WIB

 

 

Rembang, suarapembaruan.news - PT Semen Gresik Pabrik Rembang anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), panen buah kelengkeng jenis petlong bersama para petani sekitar perusahaan di kebun holtikultura Pabrik Rembang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Kenaikan Harga Komiditas Perkebunan di Bengkulu Picu Semangat Petani Merawat Kebun


Senior Manager of Communication and CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, mengatakan bahwa kebun hortikultura berada di lahan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) wilayah operasional Semen Gresik Pabrik Rembang. Di kebun seluas empat hektar ini terdapat ratusan pohon durian, jambu kristal, kelengkeng, serta srikaya jumbo.


“Setiap panen yang dilaksanakan para petani per-bulannya, berhasil menghasilkan 163 kg buah kelengkeng yang bagus dan segar,” ungkap Sulistyono pada keterangan pers, Senin (15/7).

Baca Juga: Penembakan di PT Agricinal, Gubernur Rohidin Minta Aparat Keamanan Berikan Perlindungan pada Masyarakat


Lanjutnya, kegiatan panen tersebut sebagai komitmen perusahaan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan, serta ekonomi sosial para petani di area pengembangan masyarakat sekitar perusahaan. Sekaligus sebagai penerapan konsep industri hijau, sesuai undang-undang no 3 tahun 2014.


”Budidaya tanaman holtikultura mampu memberikan nilai ekonomis yang signifikan bagi petani. Tercatat penjualan buah kelengkeng mampu mencapai total transasksi sebesar Rp 19,6 juta. Sehingga, hasil panen bisa kami dinikmati dan dimanfaatkan oleh ratusan petani sebagai bukti nyata bahwa lahan area pabrik pun bisa produktif,” jelasnya.

Baca Juga: Launching Jingle Kaka Besar Manyala, Meriah dan Penuh Hadiah


Sulistyono menambahkan, keberadaan perkebunan holtikultura ini bisa menjadi sentra buah-buahan yang menghasilkan nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat sekitar.


“Program CSR ini mampu memberikan transfer pengetahuan dan penetrasi teknologi pertanian, perusahaan menegaskan ingin hidup berdampingan dan tumbuh berkembang bersama masyarakat dengan memberikan kebermanfaatan dan kontribusi terbaik,” ungkapnya.

Baca Juga: Jelang Penutupan, Festival Tabut Bengkulu Dibanjiri Ribuan Pengunjung


Sementara itu, Ketua kelompok Mitra Tani, Sukardi, menyampaikan sangat terbantu dengan adanya kebun hortikultura.

“Sebelumnya hanya mengerti menanam jagung, sekarang sudah bisa menghasilkan kelengkeng yang tidak disangka bisa subur di Kabupaten Rembang," ungkapnya.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X