ekonomi-bisnis

Kabar Baik untuk Jayawijaya: Kelangkaan Minyak Tanah Berakhir, Distribusi Kembali Lancar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Wamena, SUARAPEMBARUAN – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan bahwa distribusi minyak tanah bersubsidi ke wilayah tersebut telah kembali berjalan normal. Setelah sempat terhambat oleh kendala operasional penerbangan, stok yang tertunda kini telah tiba di Wamena dan siap disalurkan ke pangkalan-pangkalan resmi.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa keterlambatan ini terjadi akibat berkurangnya kapasitas kargo udara pada awal hingga pertengahan Juli 2026. Kondisi tersebut membuat sekitar 70.000 liter dari total alokasi bulanan sebesar 200.000 liter belum bisa diterbangkan sesuai jadwal.

"Kami bersyukur, seluruh sisa alokasi sebanyak 70.000 liter tersebut telah berhasil dikirim ke Wamena pada Selasa (4/8/2026). Mulai Rabu (5/8/2026), penyaluran ke pangkalan diprioritaskan, khususnya untuk wilayah Distrik Wesaput, agar kebutuhan masyarakat segera terpenuhi," ujar Ispiani, Rabu (5/8/2026).

Hingga saat ini, total realisasi distribusi minyak tanah ke Jayawijaya sudah mencapai 130.000 liter, dan dengan datangnya tambahan stok terbaru, pasokan energi rumah tangga di wilayah pegunungan tersebut kembali aman.

Untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan, Pertamina terus berkoordinasi erat dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Jayawijaya. Pengawasan ketat terhadap penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pangkalan juga terus dilakukan untuk melindungi konsumen dari praktik jual beli tidak wajar.

Menyadari tantangan logistik di Papua Pegunungan yang sangat bergantung pada transportasi udara, Pertamina berkomitmen memperkuat sinergi dengan pihak maskapai dan transportir. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keandalan distribusi energi di masa depan, sehingga kejadian serupa dapat diminimalisir.

"Mendukung kelancaran pasokan energi adalah prioritas kami. Kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan menjadi kunci agar masyarakat Papua Pegunungan tidak lagi khawatir soal ketersediaan minyak tanah," tutup Ispiani.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau memiliki keluhan terkait produk dan layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution di nomor 135.*

Tags

Terkini

Harga Pertamax Turun per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Satgas PASTI Hentikan Kegiatan SNAPBOOST

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:46 WIB