“Kami berkoordinasi dengan Pemprov Jateng, BPBD, Dinas PU, kepolisian, dan seluruh mitra distribusi agar pasokan energi tetap lancar meskipun ada gangguan seperti banjir atau longsor,” jelasnya.
Terkait antrean solar yang sempat muncul di beberapa SPBU Pantura, Fanda mengatakan pihaknya tengah mendalami penyebabnya. Namun, kecenderungan peningkatan kebutuhan sebelum pembatasan kendaraan logistik diduga menjadi pemicu.
“Pengiriman ke SPBU menyesuaikan kuota dan penebusan masing-masing lembaga penyalur. Hiswana Migas juga berperan memastikan suplai berjalan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Sinergi Lintas Sektor
Menurut Fanda, keberhasilan pengamanan pasokan energi selama Nataru bergantung pada sinergi berbagai pihak. “Kami bersyukur banyak stakeholder bergerak bersama. Tujuannya satu: memastikan pasokan energi aman sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan berlibur dengan tenang,” pungkasnya.*