ekonomi-bisnis

Target Ekonomi 7 Persen Dinilai Terlalu Ambisius, DPR Ingatkan Menkeu Purbaya soal PHK dan Lemahnya Daya Beli

Rabu, 10 September 2025 | 17:59 WIB
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan kritik tajam saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR terkait target Ekonomi RI. (YouTube.com / DPR RI)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN — Rapat kerja perdana Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, bersama Komisi XI DPR RI pada Rabu (10/9/2025) diwarnai kritik tajam dari sejumlah anggota dewan.

Anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, menyoroti ambisi Purbaya yang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke kisaran 6–7 persen. Ia mengingatkan bahwa asumsi pertumbuhan dalam APBN 2026 hanya dipatok 5,4 persen.

“Pak Menteri bilang mau 6 sampai 7 persen. Padahal APBN sudah disusun dengan asumsi 5,4 persen. Ini tidak sederhana, perlu penjelasan konkret bagaimana mencapainya,” ujar Harris di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menurut Harris, target pertumbuhan tinggi harus mempertimbangkan kondisi riil masyarakat. Ia menyinggung masih banyak warga terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), tingkat pengangguran yang belum tertangani sepenuhnya, serta daya beli masyarakat yang lemah. “Walaupun angka pengangguran dan kemiskinan menurun, dampaknya masih terasa. Daya beli jelas sulit,” tegasnya.

Politikus PDIP itu juga mengingatkan tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, mulai dari menjaga defisit APBN 2,48 persen, beban utang jatuh tempo, hingga tekanan global yang belum membaik. Ia menilai, target optimistis tidak boleh mengabaikan risiko-risiko tersebut.

Meski demikian, Harris tetap mengapresiasi optimisme Menkeu baru pengganti Sri Mulyani tersebut. Ia berharap kebijakan Purbaya mampu mendukung visi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen. “Kita semua ingin ke arah itu, tapi jelas banyak parameter yang harus berubah agar realistis,” katanya.

Suasana rapat sempat mencair ketika Harris melontarkan candaan. Ia menyebut Purbaya langsung menjadi sosok paling viral hanya dua hari setelah dilantik sebagai menteri. “Selamat Pak, dua hari jadi menteri sekaligus dua hari jadi orang paling viral di Indonesia,” ucap Harris yang disambut tawa peserta rapat.

Tags

Terkini