ekonomi-bisnis

PGN Genjot Perluasan Jargas GasKita di Sleman untuk Rumah Tangga hingga Sektor Wisata

Kamis, 31 Juli 2025 | 18:28 WIB
Penandatanganan SPK Pembangunan Jargas GasKita di Sleman, DI Yogyakarta beberapa waktu lalu.


Jakarta, SUARA PEMBARUAN — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercepat pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) program GasKita di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PGN untuk menyediakan energi gas bumi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan selama 24 jam nonstop bagi masyarakat Yogyakarta.

Fokus perluasan jargas kali ini mencakup segmen rumah tangga, usaha kecil, hingga sektor komersial. Untuk mendistribusikan gas ke wilayah tersebut, PGN mengandalkan metode beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG), serta membangun Stasiun Pengatur Tekanan (PRS) yang terhubung dengan jaringan pipa distribusi sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Fasilitas ini dirancang untuk melayani hingga 12.900 pelanggan.

“Pembangunan jargas tidak hanya terbatas di Sleman, namun akan terus kami dorong untuk menjangkau seluruh wilayah Yogyakarta. Mengingat Yogyakarta adalah destinasi pariwisata unggulan, sektor kuliner dan perhotelan berkembang pesat, sehingga menjadi peluang besar bagi pemanfaatan gas bumi di berbagai usaha termasuk rumah sakit,” ujar Rosa Permata Sari, PTH Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, dalam penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) proyek GasKita di Sleman.

Rosa menyampaikan harapannya agar peningkatan infrastruktur jargas dapat mendekatkan akses energi bersih kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan antusiasme warga Yogyakarta dan sekitarnya dalam beralih ke gas bumi sebagai sumber energi alternatif.

Untuk mendukung percepatan proyek di Sleman, PGN bekerja sama dengan kontraktor PT Kian Santang Muliatama Tbk (KSM). Kolaborasi ini merupakan bagian dari target pengembangan jargas nasional PGN tahun 2025 yang mencakup berbagai wilayah seperti Medan, Dumai, Banyuasin, Batam, Cilegon, Bogor, Semarang, hingga Surabaya.

Rosa juga menegaskan bahwa dalam setiap tahap pembangunan jargas, PGN dan mitranya selalu menjunjung tinggi penerapan prinsip Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (Health, Safety, Security, and Environment/HSSE). “HSSE adalah budaya kerja yang wajib diterapkan. Semua tenaga kerja di lapangan harus mendapatkan pelatihan keselamatan sebelum proyek dimulai agar pembangunan jargas dapat berlangsung aman dan bertanggung jawab,” tandasnya.

Tags

Terkini