Tak berhenti di tahap pertama, pengembangan tahap kedua sudah dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi serta menciptakan berbagai produk turunan berbasis klorin. Saat ini, studi kelayakan sedang dilakukan guna menentukan arah pengembangan lanjutan dari sektor hilirnya.
Direktur Utama Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyambut baik kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam mendukung ketahanan industri nasional serta memperkuat daya tarik investasi di sektor kimia.
“Kemitraan ini menjadi fondasi kokoh untuk membangun industri kimia berkelanjutan yang menopang pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” tegasnya.
Sebagai respons pasar, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan yang terafiliasi dengan taipan Prajogo Pangestu, tercatat menguat 3,28 persen menjadi Rp10.225 pada perdagangan Selasa, 17 Juni 2025.*