Operasi Transparansi: Awasi Ketat Penyaluran BBM Bersubsidi di Papua Selatan

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 04:53 WIB
Operasi Ketat Polda Papua dan Pemprov Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi Merauke, Papua Selatan, Selasa (21/10/2025), Kepolisian Daerah (Polda) Papua. (Humas Polda Papua)
Operasi Ketat Polda Papua dan Pemprov Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi Merauke, Papua Selatan, Selasa (21/10/2025), Kepolisian Daerah (Polda) Papua. (Humas Polda Papua)

Merauke,SUARAPEMBARUAN – Operasi Ketat Polda Papua dan Pemprov Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi Merauke, Papua Selatan – Pada Selasa (21/10/2025), Kepolisian Daerah (Polda) Papua bergandengan tangan dengan Inspektorat Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar operasi pengawasan ketat terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Merauke.

Langkah ini menargetkan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) strategis di wilayah tersebut. Tim pengawas dipimpin oleh Auditor Kepolisian Muda Tingkat II, Kompol Yunus Lewi, S.H., M.H., didampingi Kasubdit II Harda Bangtah Ditreskrimum, Kompol Rudy P. S. Raunsay, S.Sos. Fokus operasi tertuju pada lima SPBU utama, yaitu SPBU Ahmad Yani, SPBU Parako, SPBU Nowari, SPBU Kuprik, dan SPBU Semangga.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan, mencakup verifikasi administrasi, data penjualan, ketersediaan stok BBM, hingga sistem distribusi dan pengisian di lapangan.
Salah satu sorotan utama adalah penggunaan sistem barcode dalam program "Subsidi Tepat".

Sistem ini dirancang untuk memastikan BBM bersubsidi hanya sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar berhak, mencegah penyalahgunaan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Kompol Yunus Lewi menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud sinergi antara Polda Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran subsidi energi.

“Kami berkomitmen memastikan BBM bersubsidi sampai ke masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah ini,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kompol Rudy P. S. Raunsay, yang menyebut pengawasan ini sebagai langkah preventif Polri untuk mencegah penyimpangan.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Operasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem penyaluran BBM bersubsidi yang lebih tertib, tepat sasaran, dan meminimalkan potensi penyelewengan di lapangan, demi kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.*

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X