Prospek Cerah EMAS, Anak Usaha MDKA yang Siap Produksi di 2026

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 27 September 2025 | 06:21 WIB
Proyek Pani menargetkan kapasitas 145 ribu oz per tahun dengan cash cost sekitar US0/oz dan AISC US0/oz.
Proyek Pani menargetkan kapasitas 145 ribu oz per tahun dengan cash cost sekitar US0/oz dan AISC US0/oz.

Jakarta, SUARA PEMBARUANPT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), emiten baru di pasar modal, dinilai memiliki prospek yang menjanjikan karena segera memasuki tahap produksi.

Sebagai bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), EMAS mengelola tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi, tambang tembaga Wetar, serta Proyek Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo, yang memiliki cadangan sekitar 7 juta ons emas. Produksi komersial proyek tersebut ditargetkan dimulai pada kuartal I/2026.

Proyek Pani dirancang sebagai tambang berbiaya rendah dengan umur panjang dan kapasitas produksi puncak hingga 500.000 ons per tahun. Mengacu pada prospektus perusahaan, total sumber daya emas mencapai 7 juta ons.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia, menyebut valuasi EMAS sangat bergantung pada potensi Proyek Pani yang hampir mencapai 7 juta ons cadangan.

“Proyek ini berpotensi menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, Proyek Pani menargetkan kapasitas produksi 145 ribu ons per tahun dengan cash cost sekitar US$800/oz dan AISC US$990/oz. Saat ini kapasitasnya berada di angka 115 ribu ons per tahun dengan cash cost US$1.017/oz dan AISC US$1.337/oz. Dengan asumsi kapasitas 90%, produksi dapat mencapai 130 ribu ons, sehingga total produksi emas MDKA tahun depan diperkirakan mencapai 235 ribu ons.

Liza memperkirakan, pendapatan segmen emas MDKA pada 2026 bisa mencapai US$533 juta, melonjak dibandingkan 2025 yang hanya US$261 juta, seiring proyeksi penurunan rata-rata cash cost menjadi US$950/oz.

“EMAS tetap terkonsolidasi, sehingga ketika beroperasi akan memberi kontribusi signifikan bagi pendapatan MDKA,” jelasnya.

Hingga akhir Juni 2025, progres pembangunan Proyek Pani tercatat 67%. Seluruh rekayasa detail dan pengadaan telah selesai, sementara pemasangan infrastruktur pengolahan dan sistem kelistrikan tengah dikerjakan oleh kontraktor.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X