Indosat Luncurkan Fitur AI Anti-Spam dan Anti-Scam, Wujudkan Perlindungan Digital Inklusif bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 05:00 WIB

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengambil langkah besar dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman digital yang kian marak, dengan memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memblokir spam dan penipuan.

Bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Indosat merilis fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang dirancang untuk mengidentifikasi dan menangkal berbagai bentuk kejahatan digital secara otomatis dan real-time.

Langkah ini merupakan respons atas meningkatnya serangan siber di Indonesia. Data Asia Scam Report 2024 dari Global Anti-Scam Alliance (GASA) mencatat bahwa 65% warga Indonesia menerima percobaan penipuan setiap minggu, mulai dari pesan phishing, penawaran kerja fiktif, hingga jebakan investasi palsu.

Kondisi ini menegaskan pentingnya sistem perlindungan digital yang luas dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Fitur baru Indosat ini mampu mendeteksi dan menyaring pesan atau panggilan mencurigakan langsung dari jaringan, tanpa memerlukan perangkat canggih atau koneksi internet premium.

Teknologi ini dibangun melalui platform AIvolusi5G, perpaduan antara AI dan jaringan 5G milik Indosat, yang menjamin respons cepat dan adaptif terhadap berbagai bentuk ancaman digital.

Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan bahwa perlindungan digital merupakan hak fundamental setiap warga.

Ia menyampaikan bahwa fitur ini dikembangkan bersama Tanla dan berjalan di atas platform Sovereign AI Factory milik Indosat, yang didukung oleh teknologi GPU NVIDIA Blackwell. Hal ini menunjukkan keseriusan Indosat dalam memperkuat ketahanan digital nasional dan membangun rasa aman di dunia maya.

Peluncuran ini juga melibatkan kolaborasi global dengan pihak-pihak seperti Mastercard, GSMA, dan GASA, sebagai bentuk sinergi untuk mengatasi persoalan spam dan scam secara lebih luas di kawasan Asia Pasifik. Kolaborasi ini membuktikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memerangi kejahatan digital secara kolektif.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyambut baik inisiatif ini dan menilai bahwa kolaborasi semacam ini penting untuk memastikan AI dimanfaatkan sesuai kebutuhan nyata masyarakat.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen teknologi, tapi juga harus memimpin arah pengembangan dan penggunaan AI secara bijak dan inklusif,” ujarnya.

Inovasi ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Indosat dalam transformasinya menjadi perusahaan berbasis AI-TechCo.

Melalui kampanye “AI untuk Kita Semua”, Indosat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi digital yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dengan semangat inklusivitas dan kebermanfaatan bersama.*

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X