Semen Indonesia Pasok 29.990 Ton untuk Tol Bocimi, Dorong Pariwisata dan UMKM Jawa Barat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 06:31 WIB
SIG berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) yang juga merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan memasok 29.990 ton semen sejak Desember 2024 hingga Juni 2025.
SIG berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) yang juga merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan memasok 29.990 ton semen sejak Desember 2024 hingga Juni 2025.

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Proyek pembangunan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) terus dilanjutkan oleh pemerintah, kini memasuki tahap konstruksi Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) sepanjang 13,7 km.

Jalan tol ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas ke wilayah selatan Jawa Barat yang kaya potensi wisata alam. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut ambil bagian dengan menyuplai kebutuhan semen dalam Proyek Strategis Nasional ini. Sejak Desember 2024 hingga Juni 2025, SIG telah mengirimkan 29.990 ton semen dari total 60.000 ton yang ditargetkan untuk proyek ini.

Tol Bocimi Seksi 3 diproyeksikan sebagai jalur logistik alternatif menuju dan dari Sukabumi, sehingga mampu mengurangi kemacetan di jalan nasional dan memangkas waktu tempuh dari Jakarta dari 7 jam menjadi hanya 2 jam. Akses yang lebih cepat ini juga diharapkan memperkuat sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa pembangunan Tol Bocimi akan mendorong pergerakan masyarakat dan distribusi barang yang lebih efisien, sekaligus mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah selatan Jawa Barat, khususnya Sukabumi.

“Tol Bocimi akan menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi di Sukabumi yang memiliki potensi wisata besar seperti geopark dan pantai. Kemudahan akses ini akan memperbanyak kunjungan wisatawan dan membuka banyak peluang usaha bagi masyarakat lokal, terutama pelaku UMKM. SIG bangga menjadi bagian penting dalam proyek ini dengan menyediakan produk berkualitas kami,” ujar Vita.

Semen UltraPro dari SIG digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi proyek ini, termasuk beton perkerasan jalan, tiang pancang berbentuk silinder berlubang (spun pile), serta girder atau balok penopang utama struktur. Semen ini dirancang khusus untuk memberi kemudahan saat pengerjaan dan menghasilkan struktur kuat dengan daya tahan tinggi. UltraPro ideal digunakan dalam pembangunan infrastruktur berat seperti jalan tol, bendungan, bandara, hingga gedung bertingkat.

Produk unggulan SIG ini juga telah digunakan dalam berbagai proyek besar nasional seperti Jakarta International Stadium, Tol Trans Sumatra, Tol Semarang–Demak, Tol Balikpapan–Samarinda, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine, jalur Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC), dan LRT Jakarta.

“Keterlibatan SIG dalam berbagai proyek strategis menunjukkan kepercayaan tinggi stakeholder terhadap kualitas produk kami. Dengan pengalaman lebih dari seabad dan jaringan distribusi yang luas, SIG siap mendukung pembangunan nasional hingga ke pelosok negeri,” tambah Vita.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Waskita Beton Precast Tbk, Itung Prasaja, menyebut bahwa Seksi 3 Tol Bocimi merupakan bagian penting dari Proyek Strategis Nasional yang mempercepat konektivitas antara Bogor, Jakarta, dan Sukabumi. Keberadaan tol ini diharapkan mengurangi kemacetan dan memperkuat perekonomian selatan Jawa Barat.

“SIG menjadi pilihan utama kami karena produk semennya memiliki kekuatan dan ketahanan yang sangat baik. Kami gunakan UltraPro dari SIG untuk memproduksi beton readymix berkualitas tinggi di Batching Plant WSBP Cibadak untuk proyek ini. SIG konsisten menjaga mutu produk dan layanannya,” kata Itung.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X