Berkat Dukungan Pertamina, Galeri Wong Sinting Naik Kelas Lewat UMK Academy

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Selasa, 24 Juni 2025 | 11:16 WIB
Galeri Wong Sinting, di Kampung Bayang, Kecamatan Tamalate, Makassar, di sinilah Dina melahirkan karya seninya, diantaranya lukisan dari tahi sapi, ukiran akar bambu, produk kulit biawak. (Foto KIB)
Galeri Wong Sinting, di Kampung Bayang, Kecamatan Tamalate, Makassar, di sinilah Dina melahirkan karya seninya, diantaranya lukisan dari tahi sapi, ukiran akar bambu, produk kulit biawak. (Foto KIB)

 

MAKASSAR - SUARA PEMBARUAN - Berkat dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Galeri Wong Sinting, salah satu pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan naik kelas melalui UMK Academy Pertamina.

Perhatian UMK ini merupakan  komitmen Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu bentuk konkret dari komitmen ini adalah dengan mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk berkembang secara berkelanjutan.

Salah satu mitra binaan unggulan Pertamina adalah Galeri Wong Sinting, yang dikelola oleh Dina Mahardika. Galeri ini dikenal sebagai ruang kreatif yang menggabungkan seni daur ulang dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. Berkat dukungan Pertamina melalui program TJSL dan keikutsertaannya dalam UMK Academy Pertamina, Galeri Wong Sinting terus mengalami kemajuan, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, perluasan pemasaran, hingga peningkatan kualitas produk.

UMK Academy Pertamina sendiri merupakan program pendampingan dan pengembangan berjenjang yang dirancang untuk mendorong pelaku usaha naik kelas melalui pelatihan, mentoring, hingga perluasan akses pasar. Galeri Wong Sinting menjadi salah satu contoh sukses dari implementasi program ini di wilayah Sulawesi.

Semua karyanya dikerjakan di Galeri Sinting, belakang rumahnya yang berukuran 3 x 3 meter. Galeri itu diberi nama oleh warga Bayang yang melihat pekerjaan Bang Dina sebagai pekerjaan ‘orang sinting,’ kalau tidak berburu biawak, mengumpulkan kotoran sapi.

Berlokasi di Kampung Bayang, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Sulawesi Selatan, galeri ini tidak hanya menjadi tempat berkarya, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan pelatihan bagi warga sekitar untuk mengembangkan keterampilan kreatif berbasis bahan bekas yang ramah lingkungan.

Dina Mahardika menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut.

"Program UMK Academy Pertamina sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha yang berawal dari hobi pribadi. Melalui pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan, usaha kami kini tumbuh lebih profesional dan menjadi ruang kolaborasi bagi seniman serta pengrajin lokal,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa dukungan terhadap UMK seperti Galeri Wong Sinting merupakan bagian dari kontribusi Pertamina dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

"Pertamina tidak hanya menyalurkan energi, tetapi juga hadir sebagai mitra dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Galeri Wong Sinting adalah contoh bagaimana program pembinaan yang tepat dapat mendorong kreativitas dan pemberdayaan komunitas,” jelasnya.

Program CSR Pertamina Patra Niaga turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Pertamina berharap lebih banyak pelaku UMK dapat naik kelas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (SP.news)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Rekomendasi

Terkini

X