Charoen Pokphand Hibahkan Kandang Ayam Modern untuk Disabilitas dan Pendidikan Peternakan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 16 Mei 2025 | 15:30 WIB
Presdir Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy meresmikan pengoperasian Kandang Petelur Merah Putih untuk Pemberdayaan Disabilitas di Gunungkidul Yogyakarta.
Presdir Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy meresmikan pengoperasian Kandang Petelur Merah Putih untuk Pemberdayaan Disabilitas di Gunungkidul Yogyakarta.


Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian masyarakat dan pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Perusahaan ini menghibahkan kandang ayam petelur lengkap dengan 600 ekor ayam dan instalasi modern kepada dua kelompok penerima manfaat di DIY: Kelompok Peternak Lemah Asri, Sleman (14/5), dan Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera, Gunungkidul (15/5).

Peresmian kandang “Merah Putih” di Tamanmartani, Sleman, dilakukan oleh Presiden Direktur CPI sekaligus Ketua Umum Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan Staf Ahli Menteri Pertanian RI, Prof Dr Ir Ali Agus.

Danang Maharsa menyampaikan apresiasinya atas hibah tersebut, yang dinilai dapat meningkatkan semangat dan produktivitas peternak lokal. “Bantuan ini adalah wujud nyata sinergi untuk menyejahterakan masyarakat melalui dukungan sarana peternakan modern,” ujarnya.

Keesokan harinya, CPI juga menyerahkan fasilitas serupa kepada kelompok disabilitas di Nglipar, Gunungkidul. Di lokasi ini, Thomas Effendy menegaskan bahwa CPI tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga pendampingan berkelanjutan guna memastikan keberhasilan program.

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, menyambut baik bantuan ini yang dinilai akan membawa dampak positif tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga dunia pendidikan tinggi, khususnya Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol kolaborasi antara pendidikan, industri, dan masyarakat, sejalan dengan visi Gunungkidul Raya yang Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban,” ujar Joko.

Sebagai bagian dari rangkaian program, CPI juga memberikan hibah kandang petelur modern kepada Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Dekan FKH UGM, Prof drh Geguh Budipitojo, menyatakan fasilitas ini akan memperkaya proses belajar mahasiswa dengan praktik peternakan modern, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat umum.

Prof Ali Agus dari Kementerian Pertanian menambahkan bahwa program ini sejalan dengan agenda nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi lahan dan pertanian terpadu (integrated farming).

“Setiap jengkal tanah harus dimanfaatkan. Program seperti ini adalah langkah strategis menuju kemandirian pangan,” tandasnya.*

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X