Keunggulan Membuat Pebisnis Bisa Bertahan

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Rabu, 1 Mei 2024 | 20:04 WIB
SuaraPembaruan.News/ Foto: ilizabeth
SuaraPembaruan.News/ Foto: ilizabeth

 

Oleh Amidi

(Dosen FE dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dan Pembina SIT Al-Furqon Palembang)

Amidi

Saat ini persaingan antar pelaku bisnis semakin ketat, baik antar pelaku bisnis skala besar maupun antar pelaku bisnis skala kecil atau antar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sendiri. 

Berbagai startegi bisnis atau strategi pemasaran yang dilakukan pelaku bisnis  dalam memenangkan persaingan, untuk  merebut pasar, atau dalam memburu  konsumen. 

Sebetulnya tidak perlu gusar dengan pelaku bisnis lain atau hadirnya pelaku bisnis pendatang baru yang masuk ke pasar, asal pelaku bisnis memiliki keunggulan tersendiri. 

Dalam ilmu ekonomi atau dunia bisnis kita kenal dengan dua Keunggulan yakni keuanggulan komparatif dan keuanggulan kompetitif. Konsep keunggulan komparatif terkait dengan kalayakan ekonomi dan konsep keunggulan kompetitif terkait dengan kelayakan financial. (jurnal.ipb.ac.id)

Dalam dunia bisnis keunggulan komparatif secara bebas dapat diartikan segala upaya untuk mencapai keunggulan atau suatu keunggulan yang dimiliki pelaku  bisnis yang satu dibandingkan dengan pelaku  bisnis yang lain. Sedangkan keunggulan kompetitif adalah bagaimana  memanfaatkan keunggulan yang dimiliki suatu unit bisnis untuk mencapai tujuan bisnis yang dilakoni.

Baca Juga: Muslim RI Diincar untuk Siap Menikmati Wisata Halal Dunia

Dengan kata lain, keunggulan komparatif, suatu keunggulan yang dimiliki oleh suatu unit bisnis sementara unit bisnis lain tidak memilikinya. Sedangkan keuanggulan kompetitif adalah keuanggulan dalam memenangkan persaingan.

Tidak semua pelaku bisnis memiliki keunggulan komparatif, namun semua pelaku bisnis mempunyai peluang untuk menciptakan keunggulan kompetitif.

Digitalmarketingscool.id mensitir untuk menciptakan keuanggulan  kompetitif, pelaku bisnis harus melakukan  langkah; meninjau kekuatan inti yang dimiliki, menekan/mengurangi  biaya,  berfokus    pada layanan,  berfokus pada  kualitas produk dan bedakan produk dan layanan. 

Meninjau kekuatan inti.

Dalam meninjau kekuatan inti pelaku bisnis harus dapat membedakan unit bisnis-nya dengan pesaing, harus melakukan strategi pemasaran  untuk mencapai keunggulan kompetitif. Misalnya pelaku bisnis memiliki  kekuatan utama pada kualitas produk, Anda dapat menambah kekuatan ini dengan memusatkan atau fokus pada  kualitas, pelayanan dan harga bersaing.

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BTN Mulai Akuisisi Bank Victoria Syariah

Rabu, 22 Januari 2025 | 16:50 WIB

Buah Durian Mulai Membanjiri Kota Bengkulu

Kamis, 26 Desember 2024 | 19:39 WIB
X