regional

Gelombang Keempat Pengiriman Imam Desa/Kelurahan di Gowa Ikut Pendidikan Hafidz

Jumat, 20 Desember 2024 | 13:44 WIB
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni (kiri) bersama 30 imam desa/kelurahan yang diberangkatkan, Jumat (20/12./24) untuk mengikuti program hafidz. (Ist)

Kerjasama Pemkab dan Quantum Akhyar Institute

Gowa – SUARA PEMBARUAN – Kendati masa jabatan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni tak lama lagi akan berakhir, namun program keagamaan yang merupakan salah satu program prioritasnya tetap menjadi perhatian. Jumat (20/12/24) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali memberangkatkan 30 imam desa/kelurahan untuk mengikuti program hafidz dan ini merupakan pemberangkatan gelombang keempat.

Para imam masjid itu akan belajar di Quantum Akhyar Institute dan dibina langsung oleh Ustad Adi Hidayat yang bekerjasama dengan Pemkab Gowa. Pelepasan para imam dilakukan secara simbolik di Masjid Nurul Yasin Kantor Bupati Gowa, Jumat (20/12).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan keagamaan merupakan salah satu program prioritasnya bersama Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, dengan dikirimnya para imam desa/kelurahan untuk mengikuti pendidikan ini adalah cara meningkatkan kualitas dan standarisasi seluruh imam yang ada di Kabupaten Gowa.

“Program ini dikhususkan kepada seluruh imam yang ada di Gowa, supaya kita bisa memberi standar seluruh imam yang ada di Gowa agar hafalannya baik dan paling terpenting adalah mereka menguasai dan menghafal beberapa juz, dengan tahsin dan makhraj yang benar,” ungkapnya.

Adnan menyebut, para imam yang berangkat maupun yang telah selesai melakukan pendidikan selama 60 hari ini, harus mampu menjadi motivasi bagi yang lainnya khususnya di lingkungan masing-masing agar mampu menerapkan bacaan yang benar.

“Kita ingin mereka bisa menularkan dan mengajarkan kepada imam-imam masjid yang ada di dusun, desa dan kelurahannya masing-masing. Semoga mereka-mereka ini menjadi agen perubahan untuk imam masjid yang lain supaya bacaannya benar dan sesuai,” tambah Adnan.

Olehnya dirinya mengimbau agar para imam mampu belajar dengan baik karena akan ada reward bagi mereka yang mampu menghafal quran 30 juz dalam waktu 60 hari.

“Sebelum berangkat para imam ini diseleksi dulu dan pasti telah menguasai 3-5 juz. Jadi ketika ada yang bisa khatam selama pendidikan kita akan berangkatkan umrah,” sebutnya.

Sementara salah satu imam masjid, Miftahul Abrar (19), dari Kelurahan Tubajeng, Kecamatan Bajeng mengaku pendidikan ini sangat baik bagi para imam untuk bisa terus belajar dan memperbaiki makhrajnya, sehingga dirinya bersemangat untuk ikut.

“Alhamdulillah tentu sangat bahagia karena bisa menambah pengalaman dan pengetahuan, bahkan belajar langsung dnegan Ustad Adi Hidayat. Semoga ini tidak berhenti disini namun terus berlanjut sampai gelombang-gelombang selanjutnya," sebutnya.

Pada pelepasan ini turut dirangkaikan dengan Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah Pemerintah Kabupaten Gowa dan diikuti Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Sekda Gowa Andy Azis, Pimpinan SKPD dan pegawai Lingkup Pemkab Gowa. (SP.news)

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB