Afriyadi menjelaskan akibat blokade yang berlangsung selama 41 hari perusahaan dan 828 karyawan mengalami kerugian material dan imaterial.
"Kami tidak bisa menggaji karyawan karena 700 ton CPO kami tidak bisa dijual akibat blokade, para karyawan diintimidasi, anak-anak sekolah terganggu, petani mitra kami tidak bisa masuk menjual buah sawit ke pabrik kami," ungkap Afriyadi.(fir/min)