regional

Gowa Sukses Mengelola Pinjaman Dana PEN untuk Infrastruktur

Kamis, 5 September 2024 | 21:02 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis dan Direktur Manajemen Risiko PT SMI, Pradana Murti. (Ist)

Tim Monitoring Akui Realisasi 100 Persen Setelah Melihat Bukti di Lapangan

Gowa – SUARA PEMBARUAN. Tim Monitoring Pinjaman Daerah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menyatakan, sangat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Daerah Gowa yang mampu merealisasikan 100 persen pemanfaatan pinjaman dana PEN untuk membangun infrastuktur.

"Kunjungan kami bersama tim untuk membahas tentang kemajuan proyek-proyek yang ada di daerah yang dibiayai melalui PEN, dimana tim melalui tupoksi masing masing seperti dari Kemendagri sebagai Pembina Daerah, Bappenas untuk Perencanaan Nasional dan menghubungkannya dengan Perencanaan Daerah, lalu dari Kemenkeu selaku pemberi pinjaman yang disalurkan melalu PT SMI," ujar Direktur Manajemen Risiko PT SMI, Pradana Murti.

Pradana Murti menyebut Kabupaten Gowa merupakan salah satu daerah yang berhasil merealisasikan pengerjaannya 100 persen sehingga perlu diapresiasi setelah  tim mengecek langsung ke lapangan untuk melihat buktinya.

Hal itu dikemukakan Pradana Murti saat timnya diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (5/9/2024).

"Kami sebagai koordinator tentunya sangat ingin menyampaikan hasil-hasil dari pinjaman daerah, dimana yang sudah berhasil termasuk Kabupaten Gowa sehingga kunjungan ini untuk memperlihatkan bahwa ini hasil kerja dari semua aspirasi daerah yang sudah kita support. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa yang selama ini sudah bekerjasama dengan baik dan Alhamdulillah konstruksi sudah selesai dan sudah beroperasi," jelasnya.

Monitoring hasil realisasi pinjaman PEN yang diberikan pada tahun 2022 lalu, itu juga dilakukan tim dengan berkunjung ke Pasar Rakyat Bontorea Pallangga, disertai beberapa SKPD terkait untuk melihat hasil pengerjaan infrastruktur.

Sekda Andy Azis mengatakan, pelaksanaan pinjaman PEN ini dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19 dan didasari dengan perjanjian antara PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Pemerintah Kabupaten Gowa, dimana anggaran tersebut digunakan untuk membiayai Infrastruktur bidang Pekerjaan Umum (PU) dan telah selesai 100 persen.

"Dana PEN ini digunakan untuk membiayai pelaksanaan proyek pembangunan jalan dan jembatan sebanyak 25 paket pekerjaan yang tersebar di kecamatan se-Kabupaten Gowa termasuk membangun Pasar Rakyat Bontorea di Kecamatan Pallangga untuk menampung para penjual di tepi jalan dan telah direlokasi, pekerjaan ini telah terealisasi 100 persen," ungkapnya.

Andy Azis menambahkan bahwa sukses itu juga tak lepas dari penekanan Bupati Gowa Ichsan Purichta Ichsan kepada jajarannya untuk selalu melakukan pengawasan terhadap program yang dilaksanakan di lapangan dan memberi laporan jika ada hambatan.

Adapun kegiatan yang dilakukan melalui dana PEN ini yakni penanganan jalan sejumlah 112 ruas, pembangunan jembatan tiga unit (jembatan Bungaya, jembatan Batu Eja dan jembatan Salari) serta pembangunan Pasar Rakyat Bontorea Kecamatan Pallangga.

Dana PEN yang digunakan untuk infrastruktur ini diharapkan memberi manfaat dan lebih meningkatkankan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa, serta dapat memberi kontribusi bagi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa.

"Pembangunan infrastruktur yang kita lakukan  memiliki dampak positif bagi masyarakat itu sendiri, khususnya pada daerah dataran tinggi, dimana akses orang dan barang dari desa ke kota kecamatan menjadi mudah, menjadikan Interaksi masyarakat juga semakin luas, selain itu pengangkutan hasil-hasil pertanian pada desa, dusun yang sempat terhambat kini semakin lancar dan cepat, sementara pada dataran rendah berdampak pada lingkungan yang semakin tertata dan akses kendaraan lebih mudah dan lancar," jelas Andy Azis. (SP.news)

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB