Makassar - Suarapembaruan.news. Menyambut HUT Proklamasi RI ke-79 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), suasana di kawasan pemukiman makin semarak dengan berbagai lomba yang merakyat sebagaimana kebiasaan saban tahun. Suasana pemukiman pun menjadi bersih dan rapih, dihiasi umbul-umbul, lampu hias dan berbagai ornament warna-warni.
Salah satu yang unik adalah di lorong Kompleks Perumahan Perikanan di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, warga setempat ramai-ramai mendandani rumah dan pekarangannya dengan cat warna-warni. Ide warna-warni itu dimotori oleh Michel (65), seorang warga keturunan Tionghoa yang menjadi sponsor perubahan wajah perkampungan tersebut.
Michel yang ditemui, Rabu (14/8/2024) mengatakan, setiap menjelang peringatan HUT Proklamasi, semangatnya bangkit untuk menunjukkan rasa nasionalismenya, dia memang masih berdarah Tionghoa, namun dalam jiwanya tertanam rasa cinta pada bangsa dan negara tempat dia dan leluhurnya lahir di Tanah Makassar. Baru kali ini pula ayah empat anak itu bertemu tokoh masyarakat yang tepat untuk bersama menyalurkan idenya.
Ide Michel pun disambut baik, tembok sepanjang lorong yang awalnya buram dicat warna-warna, dinding rumah, pagar bahkan jalan paving blok pun ikut dicat, tampak lukisan bendera merah-putih berkibar di dinding.
Warga setempat bersemangat karena Michel yang punya usaha toko bangunan itu membantu material cat, sekaligus bergabung dengan warga yang sibuk. Michel merasa bahagia, bisa menyalurkan idenya di tengah warga. Padahal, alamat rumahnya di Jalan Sultan Alauddin, Kelurahan Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, jauh dari lokasi tempatnya bergaul dan menyalurkan ide.
Kuning, biru, ungu, merah muda, dan warna lainnya menghiasi eksterior sebuah rumah, tampilan hunian ini pun terlihat lebih meriah. Ide Michel bak dayung tersambut, pemilik bangunan itu ternyata memang mendesain huniannya dengan eksterior berwarna terang untuk menonjolkan unsur pewarnaan yang ada.
Anchi, tokoh masyarakat setempat mengatakan, berkat bantuan Michel, pemilik rumah warna-warni itu mengubah dinding-dinding mereka menjadi kanvas yang indah dan elok dipandang, didominasi berbagai warna cerah dan desain yang kreatif, rumah ini berubah dan indah dipandang mata.
Perkampungan yang terletak di sisi kanal yang membelah Kota Makassar itu berubah menjadi pemandangan menarik, suasana kehidupan warga tampak bergairah, tidak hanya siang, malam hari pun mereka berkumpul di sepanjang lorong dengan berbagai kegiatan, anak-anak riang gembira mengikuti lomba makan kerupuk, joget balon, lomba kelereng dan lainnya, sementara disatu sudut tampak meja dikerumunui ibu-ibu berdaster saling tanding gaple.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan (Danny) Pomanto yang lebih dikenal dengan tageline “Anak Lorongnya Makassar” menyambut baik ide dan kreativitas Michel dan warga. Indira Jusuf Ismail, istri Danny mengunjungi khusus lokasi itu dan bersilaturahmi dengan warga. (SP.news/MK Said)