regional

Maybank Indonesia Resmikan Fasilitas Pengelolaan Sampah Organik di Bantul

Senin, 6 Mei 2024 | 15:02 WIB
Penanaman pohon dalam Maybank Cycling Series Il Festino 2024, Sabtu (4/5/2024) lalu, di Yogyakarta. (Ist)

 

Yogyakarta, suarapembaruan.news - PT Bank Maybank Indonesia Tbk meresmikan fasilitas pengelolaan sampah organik dengan teknologi bio-conversion yang memanfaatkan Black Soldier Fly (BSF) atau Lalat Tentara Hitam, dalam Maybank Cycling Series Il Festino 2024, Sabtu (4/5/2024) lalu, di Yogyakarta.

Fasilitas pengelolaan sampah organik berbasis BSF ini akan mengubah limbah organik
menjadi produk turunan dengan proyeksi kapasitas 500 kilogram per hari secara bertahap.
Peresmian diselenggarakan di Tempat Pembuangan Sampah dengan konsep untuk mengurangi (Reduce), menggunakan Kembali (Reuse) dan daur ulang (Recycle) (TPS3R) Bantul-Yogyakarta yang dihadiri oleh Pembina Yayasan Maybank Indonesia dan Board of Trustees Member Maybank Foundation Budhi Dyah Sitawati, Direktur Operasional Maybank Indonesia Widya Permana, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Chief of Partnership BenihBaik.com Al Greeny, Pengawas Lembaga Jasa Keuangan Kantor OJK DI Yogyakarta Iwan Kurniawan, jajaran pemerintah desa Kasihan Bantul dan peserta Maybank Cycling Series Il Festino 2024.

Direktur Operasional Maybank Indonesia Widya Permana mengungkapkan bahwa
dukungan kerja sama dalam pengelolaan sampah ini merupakan bagian dari upaya Maybank
Indonesia dalam memperkuat hubungan yang berkesimbungan dan berkelanjutan dengan
komunitas, lingkungan, dan para pemangku kepentingan, baik secara lokal maupun global.
Langkah ini sejalan dengan misi Bank yaitu, Humanising Financial Services. Maybank Indonesia mencermati situasi terkini terkait aspek keberlanjutan di antaranya
pengelolaan sampah yang memiliki keterkaitan dengan iklim. Hal ini menjadi perhatian
Maybank Indonesia, khususnya dalam upaya mewujudkan strategi prioritas Maybank Group,
M25+, yaitu menjadi pemimpin di bidang Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST) di
kawasan ASEAN.

Eco-Village
Melihat kondisi pengelolaan sampah di Yogyakarta, terutama di wilayah Bantul, Maybank
Indonesia melalui kegiatan corporate responsibility-nya, menjalin kerja sama dengan
BenihBaik.com menginisiasi program Eco-Village Menuju Yogyakarta Asri dan Bersih untuk
pengelolaan sampah organik secara komprehensif guna mendorong kemajuan yang
berkelanjutan di Yogyakarta.

Dalam pelaksanaannya, program Eco-Village Menuju Yogyakarta Asri dan Bersih ini
mencakup pendirian fasilitas Black Soldier Fly (BSF) atau rumah produksi maggot yang telah
selesai dibangun dan siap untuk digunakan, serta penanaman bibit pohon bernilai ekonomi.
Pengelolaan fasilitas sampah organik berbasis Black Soldier Fly (BSF) ini melibatkan
masyarakat dan komunitas sehingga dampak ekonomi yang dihasilkan menjadi lebih
optimal. Saat ini, masyarakat telah mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan dan
pemilahan sampah, juga mengenai alur kerja fasilitas pengelolaan sampah berbasis BSF.
“Kerja sama pengelolaan sampah bersama BenihBaik.com ini merupakan perwujudan aksi
nyata Maybank Indonesia dalam merealisasikan United Nations Sustainability Development
Goals/SDGs yang juga menjadi landasan agenda keberlanjutan Maybank Group dan
Maybank Indonesia,” terang Widya dalam keterangan tertulisnya.

Pendiri BenihBaik.com Andy F. Noya juga menyampaikan bahwa aktivitas Corporate Social
Responsibility (CSR) yang dilakukan saat ini merupakan upaya berkelanjutan untuk
memenuhi prinsip LST dalam jangka panjang, sehingga penanganan sampah tidak hanya
memberikan dampak positif pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat dan komunitas yang terlibat.

Fasilitas pengelolaan sampah organik yang telah dibangun dan siap digunakan ini akan
mengolah sampah organik dari pelaksanaan event Maybank Cycling Series Il Festino 2024.
Harapannya, fasilitas ini dapat mengkonversi sisa makanan dan sampah organik menjadi
kasgot yang dapat dijual sebagai kompos maupun pakan protein bagi ternak dan pupuk
organik yang bermanfaat bagi pertanian. Penerapan budidaya maggot berbasis
pemberdayaan komunitas ini mampu menyelesaikan masalah sampah dari hulu. (*)

 

Tags

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB