Bengkulu,suarapembaruan.news- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Isnan Fajri mengatakan, bahasa merupakan cermin peradaban suatu bangsa yang memperkuat kesatuan dan memperkaya keberagaman.
Selain itu, bahasa negara merupakan pondasi utama dalam membangun indentitas kebangsaan dan mengokohkan jati diri bangsa. Demikian dikatakan Sekdaprov Bengkulu, Isnan Fajri membuka kegiatan pembinaan 45 lembaga dalam penguatan Bahasa Negara di ruang publik dan dokumen negara di Bengkulu tahun 2024, Minggu (25/3/2024).
Ia mengatakan, langkah-langkah strategis dalam memajukan penggunaan bahasa negara dalam aspek kehidupan menjadi hal yang penting bagi semua pihak.
Baca Juga: 8 Prajurit Penyiksa Warga Sipil Dalam Drum Yang Viral Ditahan di Pomdam III/Siliwangi
Tentang pembinaan terhadap 45 lembaga dalam pengutamaan bahasa negara yang dilaksanakan Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Sekdaprov Isnan baik, karena hal ini sesuai tugas dan fungsi kantor bahasa memiliki kewajiban dalam hal menegakan pengutamaan bahasa negara.
Dengan adanya pembinaan ini, katanya merupajan penegasan komitmen untuk menjaga, mengembangkan dan mengoptimalkan penggunaan bahasa negara di berbagai sektor, mulai dalam rumah publik hingga dalam dokumen resmi negara.
Demikian pula halnya pembinaan sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat indentitas budaya dan kebangsaan serta meningkatkan efektivitas komunikasi di antara masyarakat dan pemerintah.
Baca Juga: Penumpang Mudik Lebaran Tujuan Pulau Jawa dan Sumatera di Bengkulu Masih Sepi
Isnan Fajri mengajak semua pihak di Bengkulu untuk menjadikan bahasa negara sebagai alat pemersatu bangsa, sebagai simbol kebanggaan dan sebagai instrumen untuk mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan beradab.
Berdasarkan laporan pihaknya penyelenggara, pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara di ruang publik, dan dalam dokumen lembaga di Provinsi Bengkulu ini, dikuti sebanyak 45 lembaga, terdiri atas 15 lembaga pada sekretariat daerah, 5 dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 dari lembaga swasta serta 15 lembaga pendidikan.(*)