Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga, Disperindag Bengkulu Rutin Pantau Harga di Pasar
Tanpa ada kerja sama atau kalobarasi maka program penurunan stunting di Provinsi Bengkulu, tidak akan berjalan baik. Sebab, kalau hanya mengandalkan BKKBN sendiri sulit rasanya untuk menghilangkan kasus stunting di Bengkulu.
Karena itu, kerja sama yang sudah terbangun selama ini, antara BKKBN dan seluruh stakeholder di Provinsi Bengkulu terus dipertahankan.
Bahkan, ditingkatkan lagi sehingga kedepan, Bengkulu bebas dari kasus stunting lagi dari yang sudah dicapai selama ini. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia (SDM) anak muda Indonesia pada 2045 nanti benar-benar dapat bersaing di dunia internasional.(SPnews/min)